Langsung ke konten utama

Postingan

Malam,Telanlah Perasaan Itu Dalam Kegelapanmu

Sekilas aku tidak mengerti dengan hatiku . Mengapa masih ada riak cemburu yang diam-diam bergelombang ketika melihatmu berada dalam pelukan yang lain. Bukankah itu tempat yang memang seharusnya kau singgahi? Bukankah tangan yang menggenggammu adalah tangan yang telah dipilih takdir untuk menemanimu? Dan bukankah aku sendiri telah memiliki yang lain untuk kujaga? Namun hati sering kali tidak mengenal logika. Ia berjalan di jalan yang tidak dapat dipetakan oleh akal. Ia menyimpan kenangan di sudut-sudut yang bahkan waktu gagal menjangkaunya. Maka ketika senyummu lewat di hadapanku, ada sesuatu yang masih terjaga di dalam dada, sesuatu yang kukira telah lama terkubur bersama musim-musim yang berlalu. Sering aku bertanya pada diriku sendiri, apakah ini tanda bahwa aku tidak pandai bersyukur? Ataukah memang ada serpihan rasa yang tertinggal dan enggan pulang ke tempat asalnya? Aku mencari jawabannya pada hujan, pada desir angin yang melintas di antara dedaunan, pada langit senja yang perlah...
Postingan terbaru

DALAM DIAM AKU MERINDUKANMU

  Aku tahu, kini tubuhmu berada dalam pelukan yang lain, namun ada bagian dari hatimu yang masih tertinggal di antara kenangan yang pernah kita rajut bersama. Aku tahu, hari-harimu kini berjalan megah di dalam istana yang penuh cahaya, tetapi senyum yang paling tulus pernah kau tinggalkan di gubuk tua yang menjadi saksi sederhana tentang cinta kita. Aku tahu, kau tertawa di hadapan banyak mata, menyembunyikan luka yang tak mampu mereka baca. Sebab ada rindu yang tak pernah benar-benar pergi, ada cerita yang belum sempat menemukan akhirnya. Andai takdir dapat kutulis ulang dengan tanganku sendiri, mungkin aku tak akan membiarkan waktu membawa kita ke jalan yang berbeda. Mungkin aku masih menggenggam tanganmu, menemani setiap langkahmu, dan menjadi rumah bagi segala lelahmu. Namun hidup bukan tentang "andaikan". Ia adalah kumpulan perpisahan yang harus diterima meski hati menolak. Kini namamu telah menjauh sejauh harapan yang tak lagi mampu kuraih, sementara aku tetap berdiri d...

Untuk Yang Memiliki Masalah Bacalah Artikel Ini !!!

  Dalam kehidupan ini, setiap manusia pasti akan menghadapi ujian dan kesulitan yang tidak pernah diduga sebelumnya. Ada saat-saat ketika segala usaha telah dilakukan, namun jalan keluar belum juga terlihat. Pada saat seperti itulah seseorang menyadari bahwa pertolongan sejati hanya datang dari Allah SWT. Salah satu kisah yang sangat menyentuh tentang hal ini terdapat dalam hadis Rasulullah SAW mengenai tiga orang yang terperangkap di dalam sebuah gua. Kisah ini mengajarkan kepada kita tentang keikhlasan, bakti kepada orang tua, menjaga kehormatan diri, serta amanah dalam bermuamalah. Lebih dari itu, kisah ini menunjukkan bahwa amal saleh yang dilakukan dengan tulus karena Allah dapat menjadi sebab datangnya pertolongan-Nya. Dikisahkan bahwa pada suatu waktu, tiga orang laki-laki melakukan perjalanan bersama. Dalam perjalanan tersebut, mereka memutuskan untuk beristirahat di sebuah gua yang terletak di kaki gunung. Mereka masuk ke dalam gua untuk berlindung dan menghabiskan waktu s...

Yang Seharusnya Operasi Tapi ........

Ada satu peristiwa dalam hidup saya yang hingga hari ini masih membuat saya terdiam jika mengingatnya. Peristiwa itu bukan tentang kekayaan, jabatan, atau keberhasilan duniawi, melainkan tentang kesembuhan yang datang dengan cara yang tidak pernah kami duga. Sebuah pengalaman yang mengajarkan kami arti kesabaran, ikhtiar, dan betapa besar kuasa Allah atas segala sesuatu. Semua bermula ketika istri saya tiba-tiba kehilangan kemampuan untuk mencium aroma. Hidungnya selalu tersumbat, dipenuhi lendir yang tidak kunjung hilang. Yang lebih aneh lagi, ia bahkan tidak bisa bersin. Napasnya terasa berat dan tidak lega. Pada malam hari, ia kesulitan tidur karena harus bernapas melalui mulut. Akibatnya, tidurnya tidak nyenyak dan sering disertai dengkuran yang cukup keras. Melihat kondisinya yang semakin mengganggu aktivitas sehari-hari, kami memutuskan untuk mencari pertolongan medis. Kami mendatangi seorang dokter umum. Setelah melakukan pemeriksaan, dokter tersebut memberikan rujukan ke dokt...

Pawai PAUD Wahana Darmareja

Pada hari Senin, saya bersama keluarga berkunjung ke rumah nenek buyut. Sejak pagi cuaca terasa cukup panas sehingga aktivitas di luar rumah terasa agak melelahkan. Namun, menjelang waktu Zuhur, langit mulai berubah menjadi mendung. Udara yang semula panas perlahan menjadi lebih sejuk. Meskipun awan terlihat tebal, hujan tidak turun sehingga kegiatan kami tetap berjalan dengan lancar. Setelah melaksanakan salat Zuhur, kami bersiap untuk pulang ke rumah. Dalam perjalanan, kami melihat suasana yang berbeda di Jalan Darmareja. Ternyata sedang berlangsung sebuah pawai atau arak-arakan dalam rangka kenaikan kelas PAUD Wahana yang berada di Kampung Cijulang, Darmareja. Acara tersebut menarik perhatian banyak warga sehingga jalanan menjadi sangat ramai. Berbagai kendaraan roda dua  yang  ikut memeriahkan pawai. Anak-anak PAUD tampak ceria mengenakan pakaian yang berwarna-warni. Mereka melambaikan tangan kepada masyarakat yang berdiri di sepanjang jalan. Wajah mereka terlihat gembir...

Ada Apa Dengan Lisan ?

Sebagian besar kesalahan manusia sering kali bermula dari lisan atau ucapannya. Sesuatu yang tampak sederhana, seperti kata-kata yang keluar dari mulut, dapat membawa dampak yang sangat besar, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Tidak sedikit perselisihan, permusuhan, bahkan putusnya hubungan persaudaraan terjadi karena ucapan yang tidak dijaga dengan baik. Lisan dapat menjadi sumber pahala apabila digunakan untuk berkata jujur, memberikan nasihat, mengajarkan ilmu, dan menyebarkan kebaikan. Namun sebaliknya, lisan juga dapat menjadi sumber dosa apabila digunakan untuk ghibah, fitnah, adu domba, cacian, makian, serta hinaan kepada sesama. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa satu kalimat yang diucapkannya dapat melukai hati orang lain dan meninggalkan luka yang sulit disembuhkan. Karena itu, setiap orang hendaknya berhati-hati sebelum berbicara. Pikirkan terlebih dahulu apakah ucapan tersebut bermanfaat atau justru menimbulkan mudarat. Jangan sampai kita sengaja mengucapkan ...

Betulkah Masuk Surga Karena Ibadah ???

Banyak orang memahami bahwa masuk surga bukan semata-mata karena banyaknya amal ibadah yang dilakukan, melainkan karena rahmat dan pertolongan Allah SWT. Pemahaman ini benar dan sesuai dengan ajaran Islam. Namun, pemahaman tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk meremehkan ibadah atau bahkan meninggalkannya sama sekali. Amal ibadah merupakan bentuk ketaatan, rasa syukur, dan bukti keimanan seorang hamba kepada Allah. Seorang muslim yang rajin salat, berpuasa, bersedekah, dan melakukan berbagai amal saleh tidak boleh merasa bahwa dirinya pasti masuk surga karena amalnya. Sebab, sebesar apa pun amal manusia tetap tidak sebanding dengan nikmat Allah yang telah diberikan selama hidupnya. Oleh karena itu, orang yang beribadah harus tetap rendah hati dan selalu berharap kepada rahmat Allah. Di sisi lain, seseorang yang tidak mau beribadah juga tidak pantas merasa yakin akan masuk surga dengan alasan bahwa surga diberikan karena rahmat Allah. Rahmat Allah memang sangat luas, tetapi Alla...