Pendidikan anak pada hakikatnya bukan hanya tanggung jawab guru dan sekolah, tetapi yang paling utama adalah tanggung jawab orang tua. Sekolah membantu mendidik dan mengembangkan kemampuan anak, tetapi orang tualah yang memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk akhlak, kebiasaan, dan kehidupan agama anak sejak dini. Salah satu hal yang sangat penting dalam pendidikan agama adalah kemampuan membaca Al-Qur’an. Bagi seorang muslim, Al-Qur’an bukan sekadar bacaan, tetapi merupakan petunjuk hidup. Karena itu, sudah seharusnya setiap orang tua memberikan perhatian serius terhadap pendidikan Al-Qur’an anak-anaknya. Ironisnya, di zaman sekarang masih ditemukan anak yang sudah duduk di kelas lima dan enam sekolah dasar, bahkan tingkat SMP dan SMA, tetapi belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik. Padahal mereka tinggal di lingkungan yang sebenarnya sangat mendukung. Banyak ustadz dan ustadzah yang membuka pengajian, bahkan tidak sedikit yang mengajarkannya secara gratis. Ketika ditanya, “Ka...
Menjadi seorang guru bukan hanya tentang menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang mendidik karakter dan membimbing murid agar mampu membedakan antara yang benar dan yang salah. Dalam kehidupan sekolah, tentu ada murid yang melakukan kesalahan. Ada yang langsung menyadari kesalahannya ketika ditegur, merasa bersalah, meminta maaf, dan berusaha memperbaiki diri. Namun, ada pula yang justru bersikap sebaliknya: sudah melakukan kesalahan, tetapi masih ngeyel, mencari alasan, bahkan menganggap perbuatannya sebagai sesuatu yang biasa. Ketika seorang murid melakukan kesalahan kemudian benar-benar merasa bersalah dan menyesal, sebenarnya di situlah terdapat harapan besar bagi seorang guru. Kesalahan memang tetaplah kesalahan dan tidak boleh dibenarkan. Namun, penyesalan menunjukkan bahwa hati anak tersebut masih terbuka untuk menerima nasihat. Ia masih memiliki keinginan untuk memperbaiki diri dan berusaha agar kesalahan yang sama tidak terulang kembali. Guru tentu tetap harus member...