Langsung ke konten utama

Terus Berkarya

Darmareja.15-05-2017.Apa yang anda senangi teruslah anda geluti sampai anda menemukan sebuah kesuksesan yang luarbiasa dengan apa yang anda senangi.Sekalipun anda kuliah jurusan keguruan misalnya tapi anda senang dengan IT (information teknologi ) terus saja anda tekuni.Jangan hanya terpaku dengan title yang anda miliki hari ini tapi apa yang ada senangi atau geluti harini teruslah berkarya.Jangan biarkan kesempatan anda hancur dengan pemikiran sempit anda.

Saya melihat ada sebuah sepanduk besar di persimpangan jalan tentang tablig akbar (pengajian) di sebuah masjid jami,ternyata penceramahnya adalah seorang Polisi.Luar biasa menurut saya seorang perwira polisi mampu memberikan sebuah ceramah kepada jamaah masjid tanpa di batasi oleh propesinya sebagai seorang Polisi.

Hari sabtu saya disuruh rapat pelatihan oleh kepala sekolah.Saya berangkat pagi –pagi karena takut terjebak macet di jalannya.Akhirnya sampai sekouga ditempat rapat yaitu sebuah komplek pendidikan dengan yayasannya Alhuseniah salakopi . Saya bertemu dengan teman –teman sesama operator dan teman lama saya yang mengajar di Yayasan itu.Acara di mulai sekitar jam Sembilan karena menunggu yang jauh .

Ketika smua sambutan para pengawas sudah beres tinggal satu orang narasumber yang masih muda.Beliau memperkenalkan diri nama Pak Sanusi .sebelumnya saya berpikir beliau adalah lulusan perguruan tinggi negeri jurusan computer.Ternyata dugaan saya sangat salah beliau adalah lulusan sekolah tinggi agama Islam Dari Bandung gelar beliau adalah Serjana pendidikan Islam.Semua teman saya juga agak bengong Seorang sarjan pendidikan Islam yang mengajar disebuah sekolah swasta seperti saya tapi ketika beliau menyampaikan masalah IT (information teknologi )beliau sangat luar biasa.

Jadi saudaraku kita jangan sampai terbelenggu dengan title yang kita sandang tapi berkayalah dengan apa yang kita mampu dan senangi.Tentunya karyanya yang bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain bukan karya yang akan merugikan orang lain,itu namanya menumpuk dosa.

Saya sangat takjub sekali seorang Sarjana Pendidikan Islam yang hebat dalam bidang dunia IT.Semoga kita mampu berkarya yang bermanfaat untuk masyarakat walau kita tidak sesuai dengan gelar pendidikan yang kita sandang .

Sekali lagi berkaryalah apa yang anda senangi dan mampu.walaupun itu bukan jurusan kita yang penting bermanfaat untuk masyarakat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kejutan Manis di Hari Ulang Tahun: Pengalaman Tak Terlupakan Bersama Murid-Murid Tercinta

Tanggal 17 September selalu menjadi hari yang istimewa bagi saya, karena hari itu adalah hari ulang tahun saya. Namun, tahun ini ada sesuatu yang berbeda, sesuatu yang membuatnya terasa jauh lebih berkesan dan membekas dalam ingatan. Semua itu terjadi berkat kejutan yang luar biasa dari anak-anak didik saya di sekolah, yang dengan penuh cinta dan kreativitas berhasil membuat hari itu menjadi salah satu momen paling indah dalam hidup saya. Seperti biasa, pagi itu saya datang ke sekolah dengan perasaan yang tenang. Tidak ada yang berbeda dari rutinitas sehari-hari. Saya memasuki kelas dengan pikiran bahwa hari ini akan berlangsung seperti biasanya: mengajar, berbagi ilmu, dan mendampingi anak-anak menimba pengetahuan. Namun, ternyata mereka sudah menyiapkan sesuatu di balik diam-diam mereka. Begitu saya membuka pintu kelas, tiba-tiba terdengar bunyi “plop!”—sebuah balon meletus tepat di dekat pintu. Seketika ruangan dipenuhi tawa riang dan sorak-sorai murid-murid saya. Saya terkejut, nam...

Tanjakan Lemah Duhur yang Membahayakan Pengendara

  Pagi itu saya berangkat seperti biasa menuju sekolah untuk mengajar. Saya pergi bersama istri dan kedua anak saya menggunakan sepeda motor. Perjalanan yang awalnya berjalan lancar berubah menjadi pengalaman yang menegangkan ketika kami melewati tanjakan Lemah Duhur. Kondisi jalan di lokasi tersebut memang sudah lama rusak. Aspalnya banyak yang botak, batu split berserakan, dan permukaannya sangat licin, terutama saat pagi hari. Ketika motor mulai menanjak, ban motor saya tiba-tiba tergelincir akibat kerikil lepas di jalan. Saya berusaha mengendalikan motor dengan menarik rem, namun karena posisi motor sudah miring, kami akhirnya tetap terjatuh. Dalam keadaan panik, saya langsung berusaha menyelamatkan anak laki-laki saya yang duduk di depan. Sementara itu, istri saya jatuh sambil menggendong anak perempuan kami yang masih kecil. Syukurlah kami tidak mengalami luka serius, meskipun kejadian tersebut cukup membuat trauma dan khawatir. Setelah kejadian itu, saya mengetahui bahwa ...

Menengok Teman yang Sakit di Kampung Cibubuay

Pada hari Sabtu, tanggal 16 Mei 2026, kami siswa kelas 5 pergi menengok teman kami yang sedang sakit di Kampung Cibubuay. Kami pergi bersama-sama dengan penuh semangat dan rasa peduli kepada teman. Perjalanan menuju rumah Gustandi sangat menyenangkan. Kami melewati gang-gang kecil, jalan setapak, dan pematang sawah yang indah. Di tengah perjalanan, kami juga sempat bertemu ular sawah. Walaupun sedikit takut, kami tetap melanjutkan perjalanan dengan hati-hati. Setelah berjalan cukup jauh, akhirnya kami menemukan rumah Gustandi. Kami bersyukur karena keadaan Gustandi sudah agak sehat walaupun belum pulih seratus persen. Kami pun berbincang-bincang sebentar dan memberi semangat agar ia cepat sembuh. Tidak lama kemudian, langit mulai mendung. Karena khawatir hujan turun, kami memutuskan untuk segera pulang. Benar saja, ketika kami sampai di tengah perjalanan, hujan turun sangat lebat hingga membuat kami basah kuyup. Saat berangkat kami berjalan bersama-sama, tetapi ketika pulang kami b...