Pagi itu saya berangkat seperti biasa menuju sekolah untuk mengajar. Saya pergi bersama istri dan kedua anak saya menggunakan sepeda motor. Perjalanan yang awalnya berjalan lancar berubah menjadi pengalaman yang menegangkan ketika kami melewati tanjakan Lemah Duhur. Kondisi jalan di lokasi tersebut memang sudah lama rusak. Aspalnya banyak yang botak, batu split berserakan, dan permukaannya sangat licin, terutama saat pagi hari.
Ketika motor mulai menanjak, ban motor saya tiba-tiba tergelincir akibat kerikil lepas di jalan. Saya berusaha mengendalikan motor dengan menarik rem, namun karena posisi motor sudah miring, kami akhirnya tetap terjatuh. Dalam keadaan panik, saya langsung berusaha menyelamatkan anak laki-laki saya yang duduk di depan. Sementara itu, istri saya jatuh sambil menggendong anak perempuan kami yang masih kecil.
Syukurlah kami tidak mengalami luka serius, meskipun kejadian tersebut cukup membuat trauma dan khawatir. Setelah kejadian itu, saya mengetahui bahwa saya bukan orang pertama yang jatuh di tanjakan tersebut. Bahkan pada pagi itu saya menjadi korban kedua. Warga sekitar mengatakan bahwa dalam beberapa hari terakhir sudah banyak pengendara motor yang terjatuh di lokasi yang sama akibat jalan rusak dan kerikil licin yang berserakan.
Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan karena jalan tersebut merupakan akses yang sering dilalui masyarakat, termasuk para pelajar dan pekerja. Jalan yang rusak bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Saya berharap pemerintah dan pihak terkait segera memperbaiki tanjakan Lemah Duhur agar tidak ada lagi korban kecelakaan. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Dengan jalan yang baik dan aman, aktivitas warga pun dapat berjalan lebih nyaman dan lancar.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Label
Sekilas Info- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar