Bismillahirrahmanirrahim.
Saudaraku yang dirahmati Allah,
Tidak semua orang diberi kesempatan menjadi tamu Allah di Baitullah. Harta yang banyak belum tentu menjadi jalan, kesehatan yang kuat belum tentu menjadi kesempatan. Ketika Allah memanggil, itulah anugerah yang tak ternilai.
Mungkin selama ini kita disibukkan oleh urusan dunia, mengejar rezeki, jabatan, dan berbagai cita-cita. Namun pernahkah kita bertanya kepada diri sendiri, kapan kita memenuhi panggilan Rabb kita?
Bayangkan saat pertama kali mata memandang Ka'bah, bibir mengucapkan talbiyah, air mata mengalir tanpa terasa, dan tangan terangkat memohon ampunan. Betapa indahnya menjadi tamu Allah, mencurahkan segala doa, harapan, dan penyesalan di hadapan-Nya.
Jangan menunggu sempurna untuk berangkat. Jangan menunggu usia senja. Karena kita tidak pernah tahu kapan kesempatan itu akan berakhir. Selagi Allah masih memberikan kesehatan, rezeki, dan waktu, mari niatkan untuk memenuhi panggilan-Nya.
Semoga Allah memudahkan setiap langkah kita menuju Baitullah, menerima seluruh amal ibadah, mengampuni dosa-dosa kita, serta mengembalikan kita ke tanah air dengan hati yang lebih bersih dan iman yang lebih kuat.
Labbaikallahumma Labbaik... Ya Allah, panggillah kami menjadi tamu-Mu di Baitullah. Aamiin.

Komentar
Posting Komentar