Oleh :Kasya Syafiyah Ahmad kelas 5 MI Cijulang
Pagi hari dimulai saat matahari terbit dari timur. Cahayanya masuk lewat celah jendela, menyentuh wajahku dengan lembut. Aku bangun segera, merapikan tempat tidur dengan rapi, lalu mencuci muka dan menyikat gigi agar terasa segar. Udara pagi masih bersih dan sejuk, membuat semangatku bangkit.
Di dapur, Ibu sudah sibuk menyiapkan sarapan dan minuman hangat. Aroma masakan rumah terasa sangat sedap. Kami duduk bersama di meja makan, berdoa sebelum makan dan mengobrol dengan akrab. Suasana ini membuat hati tenang dan bahagia. Setelah selesai, aku membantu membereskan piring dan segera bersiap menjalani aktivitas.
Jalanan mulai ramai orang beraktivitas. Ada yang berjalan kaki, ada yang naik kendaraan. Semuanya tampak berusaha melakukan tugasnya dengan baik. Aku pun bergerak dengan tenang, mengerjakan segala hal yang menjadi tanggung jawabku dengan teliti dan jujur. Jika ada hal sulit, aku berusaha sabar dan tidak mudah putus asa.
Siang hari matahari bersinar terang. Saat waktu istirahat tiba, aku makan dan minum secukupnya, lalu beristirahat sejenak untuk mengembalikan tenaga. Bersama teman atau keluarga, kami saling berbagi cerita dan tawa. Hal sederhana ini melegakan perasaan yang lelah.
Sore membawa ketenangan. Langit berwarna jingga keunguan yang cantik. Angin berhembus lembut menyapa kulit. Aku meluangkan waktu sejenak untuk melihat sekeliling, bernapas lega menyadari betapa indahnya alam. Segala kesibukan mulai mereda.
Malam tiba dengan suasana hening dan damai. Kami berkumpul kembali di rumah, saling bercerita pengalaman hari itu dan saling menguatkan. Sebelum tidur, aku berdoa dan bersyukur kepada Tuhan atas segala nikmat kesehatan dan keselamatan yang diperoleh. Aku berjanji untuk esok hari menjadi lebih baik lagi.
Begitulah hidup yang sederhana namun penuh makna. Setiap hari ada hal baik yang bisa kita temukan, jika kita mau melihatnya dengan hati yang tulus.

Komentar
Posting Komentar