Langsung ke konten utama

DALAM DIAM AKU MERINDUKANMU


 Aku tahu, kini tubuhmu berada dalam pelukan yang lain, namun ada bagian dari hatimu yang masih tertinggal di antara kenangan yang pernah kita rajut bersama.


Aku tahu, hari-harimu kini berjalan megah di dalam istana yang penuh cahaya, tetapi senyum yang paling tulus pernah kau tinggalkan di gubuk tua yang menjadi saksi sederhana tentang cinta kita.
Aku tahu, kau tertawa di hadapan banyak mata, menyembunyikan luka yang tak mampu mereka baca. Sebab ada rindu yang tak pernah benar-benar pergi, ada cerita yang belum sempat menemukan akhirnya.


Andai takdir dapat kutulis ulang dengan tanganku sendiri, mungkin aku tak akan membiarkan waktu membawa kita ke jalan yang berbeda. Mungkin aku masih menggenggam tanganmu, menemani setiap langkahmu, dan menjadi rumah bagi segala lelahmu.


Namun hidup bukan tentang "andaikan". Ia adalah kumpulan perpisahan yang harus diterima meski hati menolak. Kini namamu telah menjauh sejauh harapan yang tak lagi mampu kuraih, sementara aku tetap berdiri di tempat yang sama, menjaga kenangan yang perlahan dimakan usia.


Jika suatu hari semesta berbaik hati, jika langit masih menyimpan keajaiban untuk dua hati yang pernah saling mencintai, maka biarkan waktu mempertemukan kita sekali lagi. Bukan untuk mengulang luka, melainkan untuk menyelesaikan rindu yang selama ini tak pernah menemukan tempat pulang.


Sampai saat itu tiba, aku akan tetap mengenangmu dalam diam. Sebab ada cinta yang tidak ditakdirkan untuk memiliki, tetapi ditakdirkan untuk hidup selamanya di dalam hati.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tanjakan Lemah Duhur yang Membahayakan Pengendara

  Pagi itu saya berangkat seperti biasa menuju sekolah untuk mengajar. Saya pergi bersama istri dan kedua anak saya menggunakan sepeda motor. Perjalanan yang awalnya berjalan lancar berubah menjadi pengalaman yang menegangkan ketika kami melewati tanjakan Lemah Duhur. Kondisi jalan di lokasi tersebut memang sudah lama rusak. Aspalnya banyak yang botak, batu split berserakan, dan permukaannya sangat licin, terutama saat pagi hari. Ketika motor mulai menanjak, ban motor saya tiba-tiba tergelincir akibat kerikil lepas di jalan. Saya berusaha mengendalikan motor dengan menarik rem, namun karena posisi motor sudah miring, kami akhirnya tetap terjatuh. Dalam keadaan panik, saya langsung berusaha menyelamatkan anak laki-laki saya yang duduk di depan. Sementara itu, istri saya jatuh sambil menggendong anak perempuan kami yang masih kecil. Syukurlah kami tidak mengalami luka serius, meskipun kejadian tersebut cukup membuat trauma dan khawatir. Setelah kejadian itu, saya mengetahui bahwa ...

Menengok Teman yang Sakit di Kampung Cibubuay

Pada hari Sabtu, tanggal 16 Mei 2026, kami siswa kelas 5 pergi menengok teman kami yang sedang sakit di Kampung Cibubuay. Kami pergi bersama-sama dengan penuh semangat dan rasa peduli kepada teman. Perjalanan menuju rumah Gustandi sangat menyenangkan. Kami melewati gang-gang kecil, jalan setapak, dan pematang sawah yang indah. Di tengah perjalanan, kami juga sempat bertemu ular sawah. Walaupun sedikit takut, kami tetap melanjutkan perjalanan dengan hati-hati. Setelah berjalan cukup jauh, akhirnya kami menemukan rumah Gustandi. Kami bersyukur karena keadaan Gustandi sudah agak sehat walaupun belum pulih seratus persen. Kami pun berbincang-bincang sebentar dan memberi semangat agar ia cepat sembuh. Tidak lama kemudian, langit mulai mendung. Karena khawatir hujan turun, kami memutuskan untuk segera pulang. Benar saja, ketika kami sampai di tengah perjalanan, hujan turun sangat lebat hingga membuat kami basah kuyup. Saat berangkat kami berjalan bersama-sama, tetapi ketika pulang kami b...

GALERI FOTO KEGIATAN HUT RI KE-81 MI CIJULANG

Dokumentasi kemeriahan kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di MI Cijulang. Berbagai kegiatan berlangsung dengan penuh semangat, keceriaan, dan kebersamaan seluruh siswa serta warga sekolah. “Semangat Kemerdekaan, Semangat Belajar, Semangat Meraih Prestasi.” Dirgahayu Republik Indonesia ke-81