
Sejak awal sebenarnya kami tidak berencana membuat acara besar. Kami hanya ingin mengadakan syukuran kecil sederhana bersama anak-anak pengajian. Rencananya cukup dengan doa bersama, memotong kue ulang tahun, lalu membagikan kue kepada anak-anak yang hadir. Kesederhanaan itu justru terasa lebih hangat karena dilakukan bersama orang-orang terdekat dan anak-anak yang setiap hari belajar mengaji dengan penuh semangat.
Menjelang sore, anak-anak mulai berkumpul dengan wajah ceria. Setelah doa bersama selesai dipanjatkan, kue ulang tahun pun dibawa ke tengah ruangan. Wafda Azizah yang masih kecil tampak begitu lucu dan sedikit malu saat menjadi pusat perhatian. Semua anak tersenyum dan ikut mendekat untuk melihat kue ulang tahun yang cantik itu.
Namun ternyata suasana semakin meriah karena ada kejutan yang tidak disangka-sangka. Tiba-tiba beberapa anak datang membawa snack tower dan juga kado ulang tahun untuk Wafda Azizah. Kami benar-benar terharu melihat perhatian dan kasih sayang mereka. Hal sederhana seperti itu membuat acara yang awalnya biasa saja berubah menjadi sangat berkesan. Anak-anak tampak begitu antusias dan bahagia ikut merayakan ulang tahun Wafda.
Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi potong kue. Dengan didampingi keluarga, Wafda Azizah memotong kue ulang tahunnya sambil disaksikan semua yang hadir. Setelah itu suasana semakin semarak ketika seluruh anak-anak bersama-sama menyanyikan lagu “Mabruk Alfa Mabruk.” Suara nyanyian mereka terdengar kompak dan penuh kegembiraan. Wafda pun terlihat tersenyum bahagia mendengar semua orang bernyanyi untuk dirinya.
Tidak hanya itu, acara juga diisi dengan sesi foto bersama. Anak-anak bergantian berfoto bersama Wafda Azizah sambil membawa hadiah dan snack. Momen tersebut menjadi kenangan manis yang tentu akan sangat berharga di kemudian hari. Gelak tawa dan canda anak-anak membuat suasana sore itu terasa hangat dan penuh kebersamaan.
Setelah sesi foto selesai, kue ulang tahun mulai dibagikan kepada semua anak-anak. Selain kue, mereka juga mendapatkan snack dan makanan ringan yang sudah disiapkan. Anak-anak tampak sangat senang menikmati hidangan sambil bercanda bersama teman-temannya. Melihat kebahagiaan mereka membuat hati kami ikut bahagia.
Menjelang akhir acara, suasana semakin ramai karena nenek dan para bibi Wafda Azizah turut hadir. Kehadiran keluarga besar menambah kehangatan dan membuat acara menjadi semakin meriah. Mereka ikut memberikan doa terbaik untuk Wafda Azizah agar tumbuh menjadi anak yang sehat, salehah, pintar, dan selalu membawa kebahagiaan bagi keluarga.
Meski awalnya hanya direncanakan sederhana, ternyata acara ulang tahun kedua Wafda Azizah berlangsung begitu hangat, penuh cinta, dan tak terlupakan. Dari kebersamaan kecil itulah kami belajar bahwa kebahagiaan sejati tidak selalu berasal dari kemewahan, tetapi dari rasa syukur, perhatian, dan kasih sayang orang-orang di sekitar kita. Semoga Wafda Azizah selalu tumbuh dalam limpahan cinta dan keberkahan.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Label
Sekilas Info- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar