Langsung ke konten utama

Renungan Tentang Waktu dan Kehidupan

 


Pada saatnya nanti, semua yang kita miliki di dunia ini akan perlahan memudar. Kegagahan yang dahulu dibanggakan akan sirna, kehebatan yang diagungkan akan musnah, bahkan ketampanan atau kecantikan yang menjadi kebanggaan pun akan hilang dimakan usia. Tidak ada yang mampu bertahan melawan waktu, sebab sejatinya tidak ada yang abadi di dunia ini.

Usia kita akan terus bertambah, tahun demi tahun berganti, hingga akhirnya tubuh yang dulu kuat menjadi rapuh, wajah yang dulu bercahaya kehilangan sinarnya, dan langkah yang dahulu tegas berubah menjadi gontai. Semua ini adalah sunnatullah, hukum alam yang tidak bisa kita tolak. Kesadaran inilah yang seharusnya membuat kita lebih bijak dalam menjalani hidup.

Jika segala hal yang bersifat duniawi akan hilang, maka apa yang sejatinya harus kita jaga? Jawabannya adalah kebaikan. Hanya amal, akhlak, dan perbuatan baik yang akan tetap terkenang dan membawa manfaat, bahkan setelah kita tiada. Oleh sebab itu, selama kita masih diberikan kesempatan, alangkah baiknya kita mempergunakan waktu dengan sebaik-baiknya.

Berbuat baik untuk diri sendiri adalah langkah awal. Menjaga hati dari iri dan dengki, menjaga pikiran dari keburukan, serta merawat tubuh dengan hal-hal yang bermanfaat adalah bentuk kasih sayang terhadap diri sendiri. Namun, kebaikan tidak boleh berhenti pada diri saja. Kita juga perlu berbagi pada orang lain. Senyum tulus, bantuan kecil, kata-kata lembut, atau bahkan doa yang kita panjatkan untuk sesama, semuanya akan bernilai di hadapan Tuhan.

Pada akhirnya, hidup bukan tentang seberapa lama kita mampu bertahan dalam kegagahan, melainkan tentang seberapa banyak kebaikan yang kita tinggalkan. Sebab waktu akan menghapus rupa, namun tidak akan mampu menghapus jejak amal. Maka, marilah kita selalu waspada, rendah hati, dan berusaha menebar kebaikan, agar ketika usia kita lapuk, kita masih tetap hidup dalam kenangan indah orang-orang yang pernah merasakan manfaat dari keberadaan kita.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makan Bergizi Gratis Perdana di MI Cijulang

  Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cijulang menyambut dengan penuh suka cita program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang pertama kali dilaksanakan di sekolah. Program ini disambut sangat gembira oleh para siswa, karena selain memberikan pengalaman baru, juga menambah semangat belajar mereka di sekolah. Sejak pagi, wajah anak-anak terlihat ceria menantikan momen istimewa ini. Ketika makanan bergizi dibagikan, mereka tampak begitu antusias dan menikmatinya dengan lahap. Menu yang disajikan pun sehat dan bervariasi, mulai dari nasi, lauk pauk berprotein, sayuran segar, hingga buah-buahan. Hal ini tentu menjadi langkah baik dalam mendukung pertumbuhan fisik maupun kecerdasan anak-anak. Kepala MI Cijulang menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah atas terselenggaranya program MBG ini. Menurut beliau, program ini tidak hanya membantu meningkatkan kesehatan siswa, tetapi juga menjadi motivasi tambahan agar anak-anak lebih rajin belajar. Dengan tubuh yang sehat dan gizi ...

SOAL LATIHAN IPAS KELAS 5 SD/MI

  Belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) adalah cara menyenangkan untuk menambah wawasan. Untuk melatih pemahaman, silakan kerjakan soal-soal IPAS yang tersedia. Kegiatan ini tidak bersifat wajib, sehingga siapa pun bebas memilih untuk berpartisipasi. Soal IPAS diperuntukkan bagi masyarakat umum, tanpa batasan usia maupun latar belakang pendidikan. Menariknya, soal tersebut dapat dikerjakan di mana saja dan kapan saja sesuai kenyamanan masing-masing. Dengan begitu, belajar IPAS menjadi lebih fleksibel sekaligus bermanfaat. Semakin sering berlatih, semakin mudah memahami konsep-konsep penting dalam IPAS yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Unutk mengerjakan soal tersebut silahkan klik  kata yang di cetak  miring         :   Klik di sini soalan IPAS Kelas 5 MI /SD

Kejutan Manis di Hari Ulang Tahun: Pengalaman Tak Terlupakan Bersama Murid-Murid Tercinta

Tanggal 17 September selalu menjadi hari yang istimewa bagi saya, karena hari itu adalah hari ulang tahun saya. Namun, tahun ini ada sesuatu yang berbeda, sesuatu yang membuatnya terasa jauh lebih berkesan dan membekas dalam ingatan. Semua itu terjadi berkat kejutan yang luar biasa dari anak-anak didik saya di sekolah, yang dengan penuh cinta dan kreativitas berhasil membuat hari itu menjadi salah satu momen paling indah dalam hidup saya. Seperti biasa, pagi itu saya datang ke sekolah dengan perasaan yang tenang. Tidak ada yang berbeda dari rutinitas sehari-hari. Saya memasuki kelas dengan pikiran bahwa hari ini akan berlangsung seperti biasanya: mengajar, berbagi ilmu, dan mendampingi anak-anak menimba pengetahuan. Namun, ternyata mereka sudah menyiapkan sesuatu di balik diam-diam mereka. Begitu saya membuka pintu kelas, tiba-tiba terdengar bunyi “plop!”—sebuah balon meletus tepat di dekat pintu. Seketika ruangan dipenuhi tawa riang dan sorak-sorai murid-murid saya. Saya terkejut, nam...