Langsung ke konten utama

Janji yang Terlambat

 


Di sebuah desa kecil, hiduplah seorang pemuda bernama Raka. Ia dikenal sederhana, pekerja keras, namun hidupnya selalu bergelut dengan hutang peninggalan keluarganya. Meski begitu, hatinya hanya terpaut pada seorang gadis desa bernama Alya.

Suatu malam, di bawah cahaya bulan, Raka berjanji pada Alya:
"Beri aku satu tahun, Alya. Aku akan melunasi semua hutangku, membangun rumah yang layak, lalu aku akan datang menjemputmu dengan terhormat sebagai istriku."

Alya mendengar kata-kata itu, tapi keraguan menyelimuti hatinya. Baginya, janji tanpa bukti hanya omong kosong. Keluarganya pun menentang hubungan mereka.
"Apa yang bisa dijanjikan oleh lelaki miskin? Masa depanmu akan suram, Alya," kata ayahnya tegas.

Hari demi hari, bulan berganti. Raka bekerja tanpa lelah. Ia merantau ke kota, menjadi buruh kasar, menahan lapar, bahkan tidur di emperan pasar. Semua itu ia lakukan demi janjinya.

Namun di sisi lain, Alya merasa penantian hanya menambah luka. Seorang lelaki kaya bernama Dimas datang melamarnya. Keluarga Alya gembira, dan akhirnya ia menikah dengan Dimas. Raka tak pernah tahu, karena saat itu ia masih berjuang dengan keringat dan darah.

Satu tahun berlalu. Raka pulang dengan wajah letih, tapi hatinya penuh kemenangan. Hutangnya lunas. Rumah mungil berdiri di tanah peninggalan orang tuanya. Dengan penuh semangat ia melangkah ke rumah Alya, membawa kabar bahagia bahwa ia telah menepati janjinya.

Namun, yang ia temukan justru pemandangan yang menghancurkan hati: Alya duduk di teras rumah bersama Dimas, suaminya. Senyum yang dulu hanya milik Raka, kini sudah jadi milik orang lain.

Raka berdiri terpaku. Dunia seakan runtuh. Alya menunduk, matanya bergetar penuh rasa bersalah.
"Raka... maafkan aku. Aku tidak percaya pada janjimu. Aku... memilih jalan lain."

Raka tersenyum pahit. Matanya berkaca-kaca, namun suaranya tetap tegar.
"Aku tak pernah marah padamu, Alya. Aku hanya ingin kau tahu... aku menepati janjiku. Mungkin hanya aku yang terlambat."

Sejak hari itu, Raka hidup sendiri di rumah yang ia bangun dengan pengorbanan. Rumah itu berdiri megah, namun kosong, sunyi. Di setiap dindingnya, tersimpan kisah tentang cinta, kesetiaan, dan sebuah janji yang datang... terlalu terlambat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makan Bergizi Gratis Perdana di MI Cijulang

  Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cijulang menyambut dengan penuh suka cita program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang pertama kali dilaksanakan di sekolah. Program ini disambut sangat gembira oleh para siswa, karena selain memberikan pengalaman baru, juga menambah semangat belajar mereka di sekolah. Sejak pagi, wajah anak-anak terlihat ceria menantikan momen istimewa ini. Ketika makanan bergizi dibagikan, mereka tampak begitu antusias dan menikmatinya dengan lahap. Menu yang disajikan pun sehat dan bervariasi, mulai dari nasi, lauk pauk berprotein, sayuran segar, hingga buah-buahan. Hal ini tentu menjadi langkah baik dalam mendukung pertumbuhan fisik maupun kecerdasan anak-anak. Kepala MI Cijulang menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah atas terselenggaranya program MBG ini. Menurut beliau, program ini tidak hanya membantu meningkatkan kesehatan siswa, tetapi juga menjadi motivasi tambahan agar anak-anak lebih rajin belajar. Dengan tubuh yang sehat dan gizi ...

SOAL LATIHAN IPAS KELAS 5 SD/MI

  Belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) adalah cara menyenangkan untuk menambah wawasan. Untuk melatih pemahaman, silakan kerjakan soal-soal IPAS yang tersedia. Kegiatan ini tidak bersifat wajib, sehingga siapa pun bebas memilih untuk berpartisipasi. Soal IPAS diperuntukkan bagi masyarakat umum, tanpa batasan usia maupun latar belakang pendidikan. Menariknya, soal tersebut dapat dikerjakan di mana saja dan kapan saja sesuai kenyamanan masing-masing. Dengan begitu, belajar IPAS menjadi lebih fleksibel sekaligus bermanfaat. Semakin sering berlatih, semakin mudah memahami konsep-konsep penting dalam IPAS yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Unutk mengerjakan soal tersebut silahkan klik  kata yang di cetak  miring         :   Klik di sini soalan IPAS Kelas 5 MI /SD

Kejutan Manis di Hari Ulang Tahun: Pengalaman Tak Terlupakan Bersama Murid-Murid Tercinta

Tanggal 17 September selalu menjadi hari yang istimewa bagi saya, karena hari itu adalah hari ulang tahun saya. Namun, tahun ini ada sesuatu yang berbeda, sesuatu yang membuatnya terasa jauh lebih berkesan dan membekas dalam ingatan. Semua itu terjadi berkat kejutan yang luar biasa dari anak-anak didik saya di sekolah, yang dengan penuh cinta dan kreativitas berhasil membuat hari itu menjadi salah satu momen paling indah dalam hidup saya. Seperti biasa, pagi itu saya datang ke sekolah dengan perasaan yang tenang. Tidak ada yang berbeda dari rutinitas sehari-hari. Saya memasuki kelas dengan pikiran bahwa hari ini akan berlangsung seperti biasanya: mengajar, berbagi ilmu, dan mendampingi anak-anak menimba pengetahuan. Namun, ternyata mereka sudah menyiapkan sesuatu di balik diam-diam mereka. Begitu saya membuka pintu kelas, tiba-tiba terdengar bunyi “plop!”—sebuah balon meletus tepat di dekat pintu. Seketika ruangan dipenuhi tawa riang dan sorak-sorai murid-murid saya. Saya terkejut, nam...