Skip to main content

Anak-Anak di Masjid: Bukan Gangguan, Tapi Amanah

 



Masjid adalah rumah Allah, tempat umat berkumpul untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada-Nya. Di dalamnya, ada yang datang dengan hati khusyuk, ada yang hadir dengan wajah penuh doa, dan tak jarang kita juga melihat anak-anak kecil yang ikut serta bersama orang tuanya.

Kadang, kehadiran anak-anak membuat suasana masjid menjadi lebih ramai. Terkadang terdengar suara tawa, bisikan, bahkan tangisan kecil. Hal ini sering kali menimbulkan kegelisahan bagi sebagian jamaah. Namun, mari kita renungkan sejenak: apakah kita harus marah? Apakah mereka layak dicaci?

Anak-anak sejatinya bukan gangguan, mereka adalah amanah. Kehadiran mereka di masjid adalah tanda bahwa sejak dini mereka dikenalkan pada rumah Allah. Justru di sinilah pentingnya peran orang tua. Tanpa arahan dan bimbingan, wajar bila anak-anak sulit menjaga ketenangan. Maka, mendampingi mereka dengan penuh kesabaran adalah bagian dari tanggung jawab orang tua.

Bagi kita yang menjadi jamaah lain, mari belajar untuk lebih bijak. Jangan jadikan suara anak-anak sebagai alasan untuk meninggalkan masjid atau memilih sholat di rumah. Sebaliknya, jadikan itu sebagai pengingat bahwa generasi penerus umat sedang belajar mencintai masjid.

Masjid akan tetap hidup bukan hanya karena lantunan doa dari orang tua, tetapi juga oleh langkah-langkah kecil anak-anak yang suatu hari akan tumbuh menjadi pemakmur rumah Allah.

Comments

Popular posts from this blog

Tanjakan Lemah Duhur yang Membahayakan Pengendara

  Pagi itu saya berangkat seperti biasa menuju sekolah untuk mengajar. Saya pergi bersama istri dan kedua anak saya menggunakan sepeda motor. Perjalanan yang awalnya berjalan lancar berubah menjadi pengalaman yang menegangkan ketika kami melewati tanjakan Lemah Duhur. Kondisi jalan di lokasi tersebut memang sudah lama rusak. Aspalnya banyak yang botak, batu split berserakan, dan permukaannya sangat licin, terutama saat pagi hari. Ketika motor mulai menanjak, ban motor saya tiba-tiba tergelincir akibat kerikil lepas di jalan. Saya berusaha mengendalikan motor dengan menarik rem, namun karena posisi motor sudah miring, kami akhirnya tetap terjatuh. Dalam keadaan panik, saya langsung berusaha menyelamatkan anak laki-laki saya yang duduk di depan. Sementara itu, istri saya jatuh sambil menggendong anak perempuan kami yang masih kecil. Syukurlah kami tidak mengalami luka serius, meskipun kejadian tersebut cukup membuat trauma dan khawatir. Setelah kejadian itu, saya mengetahui bahwa ...

Menengok Teman yang Sakit di Kampung Cibubuay

Pada hari Sabtu, tanggal 16 Mei 2026, kami siswa kelas 5 pergi menengok teman kami yang sedang sakit di Kampung Cibubuay. Kami pergi bersama-sama dengan penuh semangat dan rasa peduli kepada teman. Perjalanan menuju rumah Gustandi sangat menyenangkan. Kami melewati gang-gang kecil, jalan setapak, dan pematang sawah yang indah. Di tengah perjalanan, kami juga sempat bertemu ular sawah. Walaupun sedikit takut, kami tetap melanjutkan perjalanan dengan hati-hati. Setelah berjalan cukup jauh, akhirnya kami menemukan rumah Gustandi. Kami bersyukur karena keadaan Gustandi sudah agak sehat walaupun belum pulih seratus persen. Kami pun berbincang-bincang sebentar dan memberi semangat agar ia cepat sembuh. Tidak lama kemudian, langit mulai mendung. Karena khawatir hujan turun, kami memutuskan untuk segera pulang. Benar saja, ketika kami sampai di tengah perjalanan, hujan turun sangat lebat hingga membuat kami basah kuyup. Saat berangkat kami berjalan bersama-sama, tetapi ketika pulang kami b...

GALERI FOTO KEGIATAN HUT RI KE-81 MI CIJULANG

Dokumentasi kemeriahan kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di MI Cijulang. Berbagai kegiatan berlangsung dengan penuh semangat, keceriaan, dan kebersamaan seluruh siswa serta warga sekolah. “Semangat Kemerdekaan, Semangat Belajar, Semangat Meraih Prestasi.” Dirgahayu Republik Indonesia ke-81