Langsung ke konten utama

Orang Yang Salah Tapi Tidak Merasa Salah Bahkan Menuduh Orang Lain Yang Salah


 Sebuah  kondisi yang sering kali terjadi dalam kehidupan sehari-hari—seseorang yang salah, tapi karena kesombongan terhadap ilmunya, dia tidak mampu melihat kesalahannya sendiri, bahkan malah menyalahkan orang lain. Fenomena ini bisa dijelaskan secara psikologis dan moral, serta sering dibahas dalam konteks agama dan etika. Berikut ini uraian yang mendalam:

 

Kesombongan terhadap ilmu adalah salah satu bentuk ujub (bangga diri) yang sangat berbahaya. Orang seperti ini merasa paling tahu, paling benar, dan paling paham. Akibatnya, dia sulit menerima masukan atau kritik, walaupun sebenarnya ia sedang berada dalam kekeliruan.

“Kesombongan adalah menolak kebenaran dan merendahkan orang lain.”

(HR. Muslim)

Kesombongan membutakan hati. Ilmu yang seharusnya membuat seseorang semakin rendah hati dan bijaksana, justru malah menjadikannya arogan dan menutup diri dari kebenaran.

Orang yang tidak merasa bersalah meski salah, bisa jadi kehilangan kepekaan hati. Ini bisa terjadi karena:

·       Terlalu terbiasa menyalahkan orang lain.

·       Menganggap diri sebagai otoritas mutlak.

·       Tidak pernah diajari untuk introspeksi diri.

·       Terlalu sibuk menunjukkan kehebatan dibanding mencari kebenaran.

 

Orang semacam ini tidak hanya merusak dirinya, tapi juga lingkungan sekitarnya. Ia bisa membuat orang lain merasa terintimidasi, menciptakan suasana tidak nyaman, bahkan memecah belah komunitas.

Ilmu yang benar akan membawa seseorang pada kerendahan hati. Sebagaimana pepatah Arab:

"Semakin tinggi pohon, semakin merunduk buahnya."

Supaya kita terhindar dari sifat ujub atau kesombongan,maka kuncinya adalah keikhlasan dan kerendahan hati. Ilmu bukan untuk meninggikan diri, tapi untuk menuntun diri dan orang lain menuju kebaikan terlebih mengharap ridho Allah SWT.

Kita semua bisa jatuh dalam perangkap ini—merasa tahu, merasa paling benar. Maka introspeksi atau muhasabah diri dan mencari nasihat adalah kunci keselamatan hati. Jika bertemu orang seperti ini, bersabarlah, doakanlah, dan jika memungkinkan, beri nasihat dengan lemah lembut.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makan Bergizi Gratis Perdana di MI Cijulang

  Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cijulang menyambut dengan penuh suka cita program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang pertama kali dilaksanakan di sekolah. Program ini disambut sangat gembira oleh para siswa, karena selain memberikan pengalaman baru, juga menambah semangat belajar mereka di sekolah. Sejak pagi, wajah anak-anak terlihat ceria menantikan momen istimewa ini. Ketika makanan bergizi dibagikan, mereka tampak begitu antusias dan menikmatinya dengan lahap. Menu yang disajikan pun sehat dan bervariasi, mulai dari nasi, lauk pauk berprotein, sayuran segar, hingga buah-buahan. Hal ini tentu menjadi langkah baik dalam mendukung pertumbuhan fisik maupun kecerdasan anak-anak. Kepala MI Cijulang menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah atas terselenggaranya program MBG ini. Menurut beliau, program ini tidak hanya membantu meningkatkan kesehatan siswa, tetapi juga menjadi motivasi tambahan agar anak-anak lebih rajin belajar. Dengan tubuh yang sehat dan gizi ...

Kejutan Manis di Hari Ulang Tahun: Pengalaman Tak Terlupakan Bersama Murid-Murid Tercinta

Tanggal 17 September selalu menjadi hari yang istimewa bagi saya, karena hari itu adalah hari ulang tahun saya. Namun, tahun ini ada sesuatu yang berbeda, sesuatu yang membuatnya terasa jauh lebih berkesan dan membekas dalam ingatan. Semua itu terjadi berkat kejutan yang luar biasa dari anak-anak didik saya di sekolah, yang dengan penuh cinta dan kreativitas berhasil membuat hari itu menjadi salah satu momen paling indah dalam hidup saya. Seperti biasa, pagi itu saya datang ke sekolah dengan perasaan yang tenang. Tidak ada yang berbeda dari rutinitas sehari-hari. Saya memasuki kelas dengan pikiran bahwa hari ini akan berlangsung seperti biasanya: mengajar, berbagi ilmu, dan mendampingi anak-anak menimba pengetahuan. Namun, ternyata mereka sudah menyiapkan sesuatu di balik diam-diam mereka. Begitu saya membuka pintu kelas, tiba-tiba terdengar bunyi “plop!”—sebuah balon meletus tepat di dekat pintu. Seketika ruangan dipenuhi tawa riang dan sorak-sorai murid-murid saya. Saya terkejut, nam...

Album Foto Kenangan Perlombaan 17 Agustusan 2025

  Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, masyarakat dengan penuh semangat menyelenggarakan berbagai perlombaan khas 17 Agustusan pada tahun 2025 ini. Berbagai momen berharga pun berhasil diabadikan dalam sebuah album foto kenangan yang penuh warna dan keceriaan. Album foto ini menampilkan potret kebersamaan, sportivitas, dan kegembiraan warga dari anak-anak, remaja, hingga orang tua yang ikut berpartisipasi. Beragam lomba tradisional seperti balap karung, panjat pinang, makan kerupuk, tarik tambang, hingga lomba khusus anak-anak membuat suasana semakin meriah. Sorak sorai penonton, tawa lepas peserta, serta semangat pantang menyerah menjadi pemandangan yang tidak terlupakan. Tak hanya lomba, album foto ini juga merekam kebersamaan antarwarga dalam menghias lingkungan dengan bendera merah putih, umbul-umbul, dan gapura yang penuh semangat nasionalisme. Semua momen ini menjadi bukti nyata bahwa perayaan 17 Agustusan bukan hanya sekad...