Hari Selasa pagi yang cerah menjadi awal perjalanan liburan
keluarga kami ke Kolam Renang Pelangi. Setelah sebelumnya sepakat untuk
menghabiskan waktu bersama di tempat yang menyenangkan, akhirnya kami memilih
kolam renang ini karena suasananya yang asri, ramah anak, dan cocok untuk semua
usia.
Kami berangkat sekitar pukul 08.00 pagi. Suasana di dalam
mobil penuh canda tawa. Anak-anak begitu antusias membayangkan keseruan bermain
air, sementara para orang tua menyiapkan bekal dan perlengkapan dengan
semangat.
Sesampainya di Kolam Renang Pelangi, kami disambut dengan
pemandangan yang segar: air kolam yang jernih, pepohonan rindang, dan fasilitas
yang lengkap. Tanpa menunggu lama, anak-anak langsung berganti pakaian dan
terjun ke kolam. Ada yang bermain perosotan air, ada yang belajar berenang, dan
tak sedikit yang hanya bermain percikan air sambil tertawa riang.
Sementara itu, para orang tua bersantai di gazebo sambil
menikmati bekal yang dibawa dari rumah. Sesekali terdengar tawa saat anak-anak
memanggil untuk melihat aksi mereka di air. Momen kebersamaan ini terasa begitu
hangat, menjadi pengingat betapa pentingnya waktu berkualitas bersama keluarga.
Menjelang siang, kami berkumpul untuk makan bersama. Nasi Timel,
ayam goreng, sambal, dan lalapan menjadi hidangan sederhana tapi sangat nikmat
karena disantap bersama-sama. Setelah makan, sebagian dari kami kembali
berenang, sementara yang lain beristirahat dan mengabadikan momen lewat
foto-foto keluarga.
Sekitar pukul 13.00, kami bersiap pulang. Meski tubuh lelah,
namun hati kami penuh bahagia. Liburan kali ini bukan hanya tentang tempatnya,
tapi tentang tawa, cerita, dan waktu bersama yang tak tergantikan.
Liburan di Kolam Renang Pelangi hari Selasa ini akan menjadi
kenangan manis yang akan kami simpan dalam ingatan keluarga selamanya.
Untuk lebih banyak kami menyimpan kenangan tersebut di cannel youtube
Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cijulang menyambut dengan penuh suka cita program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang pertama kali dilaksanakan di sekolah. Program ini disambut sangat gembira oleh para siswa, karena selain memberikan pengalaman baru, juga menambah semangat belajar mereka di sekolah. Sejak pagi, wajah anak-anak terlihat ceria menantikan momen istimewa ini. Ketika makanan bergizi dibagikan, mereka tampak begitu antusias dan menikmatinya dengan lahap. Menu yang disajikan pun sehat dan bervariasi, mulai dari nasi, lauk pauk berprotein, sayuran segar, hingga buah-buahan. Hal ini tentu menjadi langkah baik dalam mendukung pertumbuhan fisik maupun kecerdasan anak-anak. Kepala MI Cijulang menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah atas terselenggaranya program MBG ini. Menurut beliau, program ini tidak hanya membantu meningkatkan kesehatan siswa, tetapi juga menjadi motivasi tambahan agar anak-anak lebih rajin belajar. Dengan tubuh yang sehat dan gizi ...
Belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) adalah cara menyenangkan untuk menambah wawasan. Untuk melatih pemahaman, silakan kerjakan soal-soal IPAS yang tersedia. Kegiatan ini tidak bersifat wajib, sehingga siapa pun bebas memilih untuk berpartisipasi. Soal IPAS diperuntukkan bagi masyarakat umum, tanpa batasan usia maupun latar belakang pendidikan. Menariknya, soal tersebut dapat dikerjakan di mana saja dan kapan saja sesuai kenyamanan masing-masing. Dengan begitu, belajar IPAS menjadi lebih fleksibel sekaligus bermanfaat. Semakin sering berlatih, semakin mudah memahami konsep-konsep penting dalam IPAS yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Unutk mengerjakan soal tersebut silahkan klik kata yang di cetak miring : Klik di sini soalan IPAS Kelas 5 MI /SD
Tanggal 17 September selalu menjadi hari yang istimewa bagi saya, karena hari itu adalah hari ulang tahun saya. Namun, tahun ini ada sesuatu yang berbeda, sesuatu yang membuatnya terasa jauh lebih berkesan dan membekas dalam ingatan. Semua itu terjadi berkat kejutan yang luar biasa dari anak-anak didik saya di sekolah, yang dengan penuh cinta dan kreativitas berhasil membuat hari itu menjadi salah satu momen paling indah dalam hidup saya. Seperti biasa, pagi itu saya datang ke sekolah dengan perasaan yang tenang. Tidak ada yang berbeda dari rutinitas sehari-hari. Saya memasuki kelas dengan pikiran bahwa hari ini akan berlangsung seperti biasanya: mengajar, berbagi ilmu, dan mendampingi anak-anak menimba pengetahuan. Namun, ternyata mereka sudah menyiapkan sesuatu di balik diam-diam mereka. Begitu saya membuka pintu kelas, tiba-tiba terdengar bunyi “plop!”—sebuah balon meletus tepat di dekat pintu. Seketika ruangan dipenuhi tawa riang dan sorak-sorai murid-murid saya. Saya terkejut, nam...
Komentar
Posting Komentar