Skip to main content

KERJA BAKTI JADI NGOPI DAN NGERUMPI KARENA HUJAN TIDAK BERHENTI

Terdengar pengumuman dari sebuah pengarah suara.Bahwa hari itu ada kerja bakti untuk memperbaiki sebuah selokan  yang ada di dekat perumahan baru dari langbau.Waktu saya masih tiduran dengan anak saya yang lagi baceo (ngoceh) sambil gerak ke sana kemari di atas kasur.

Ketika bangun dari tempat tidur,saya lihat  langit mendung sekali dan hujan turun di pagi hari.Yang mau kerjabakti rasanya agak sedikit malas karena hujan dipagi hari.

Saya memaksakan diri ke luar rumah.Saya melihat ada banyak orang yang sedang kerja bakti ada yang bawa cangkul, parang dan  garpu.Saya jadi malu masa sendirian tidak ikut kerja bakti,malu lah kecuali ada alasan sakit.

Saya bawa cangkul dan memakai cetok  menuju tempat kerja bakti.Udara semakin dingin dan hujan semakin deras.Asalnya saya mencangkul selokan tapi semakin lama hujan semakin deras.Bapak -bapak yang lain juga  jadi menyelamatkan diri bereduh karena hujannya semakin deras.Saya juga sama mencari tempat berteduh.

Ada bapak -bapak bicara  katanya kalau cuaca seperti ini enaknya ngopi.Akhirnya semua berehenti dan ngopi deh .Langsung saya juga pulang kerja bakti tidak jadi karena hujan tidak berehenti akhirnya yang jadi ngopi sambil ngerumpi.

Comments

Popular posts from this blog

Tanjakan Lemah Duhur yang Membahayakan Pengendara

  Pagi itu saya berangkat seperti biasa menuju sekolah untuk mengajar. Saya pergi bersama istri dan kedua anak saya menggunakan sepeda motor. Perjalanan yang awalnya berjalan lancar berubah menjadi pengalaman yang menegangkan ketika kami melewati tanjakan Lemah Duhur. Kondisi jalan di lokasi tersebut memang sudah lama rusak. Aspalnya banyak yang botak, batu split berserakan, dan permukaannya sangat licin, terutama saat pagi hari. Ketika motor mulai menanjak, ban motor saya tiba-tiba tergelincir akibat kerikil lepas di jalan. Saya berusaha mengendalikan motor dengan menarik rem, namun karena posisi motor sudah miring, kami akhirnya tetap terjatuh. Dalam keadaan panik, saya langsung berusaha menyelamatkan anak laki-laki saya yang duduk di depan. Sementara itu, istri saya jatuh sambil menggendong anak perempuan kami yang masih kecil. Syukurlah kami tidak mengalami luka serius, meskipun kejadian tersebut cukup membuat trauma dan khawatir. Setelah kejadian itu, saya mengetahui bahwa ...

Menengok Teman yang Sakit di Kampung Cibubuay

Pada hari Sabtu, tanggal 16 Mei 2026, kami siswa kelas 5 pergi menengok teman kami yang sedang sakit di Kampung Cibubuay. Kami pergi bersama-sama dengan penuh semangat dan rasa peduli kepada teman. Perjalanan menuju rumah Gustandi sangat menyenangkan. Kami melewati gang-gang kecil, jalan setapak, dan pematang sawah yang indah. Di tengah perjalanan, kami juga sempat bertemu ular sawah. Walaupun sedikit takut, kami tetap melanjutkan perjalanan dengan hati-hati. Setelah berjalan cukup jauh, akhirnya kami menemukan rumah Gustandi. Kami bersyukur karena keadaan Gustandi sudah agak sehat walaupun belum pulih seratus persen. Kami pun berbincang-bincang sebentar dan memberi semangat agar ia cepat sembuh. Tidak lama kemudian, langit mulai mendung. Karena khawatir hujan turun, kami memutuskan untuk segera pulang. Benar saja, ketika kami sampai di tengah perjalanan, hujan turun sangat lebat hingga membuat kami basah kuyup. Saat berangkat kami berjalan bersama-sama, tetapi ketika pulang kami b...

GALERI FOTO KEGIATAN HUT RI KE-81 MI CIJULANG

Dokumentasi kemeriahan kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di MI Cijulang. Berbagai kegiatan berlangsung dengan penuh semangat, keceriaan, dan kebersamaan seluruh siswa serta warga sekolah. “Semangat Kemerdekaan, Semangat Belajar, Semangat Meraih Prestasi.” Dirgahayu Republik Indonesia ke-81