Cuaca yang panas sangat membakar tubuh karena begitu teriknya sinar matahari.Kemarau yang panjang yang tek pernah turun hujan sehingga petani menjadi bersedih meilhat padinya mati karena kekeringan,begitu juga yang memiliki ikan,ikan mati karena airnya surut tak ada lagi.Udara semaikn panas karena pohon banyak mati dan akibat penebangan sehingga udara panas tidak ada tempat berlindung dari terik sinar matahari.
Hanya doa yang dipanjatkan setiap ahari dan malam agar Allah segera mengirimkan hujan.Sesekali awan hitam berkumpul di langit namun mereka pergi lagi ditiup angin yang kencang.Mungkin angin itu masih menina bobokan orang yang sedang main layangan yang setiap sore anak - anak riang main layangan yang tak pernah tahu kesedihan orang tuanya yang menjadi seorang petani yang sedang merindukan guyuran hujan.
Ibu rumah tangga pun menjerit karena air semakin sulit air sumur sudah surut kering tinggal sedikit hanya seember itupun sulit.Mencari sumber mata air juga jauh dan sulit karena pohonnya tinggal sedikit sering ditebang sembarangan tanpa memikirkan masa depan.Untuk keperluaan dapur ibu -ibu harus pandai mengatur karena air yang dibutuhkan tidak sedikit,untuk keperluan dapur.
Semoga hujan segera datang membasahi tanah yang sudah gersang agar senyum petani menjadi terang dan ibu -ibu kembali menjadi riang.Petani semoga cepat kemabali keladang dengan membawa harapan demi kelaurga yang tersayang .Sekarang sulit semoga besok akan lapang dengan hujan datang membawa harapan.Jangan berheti berdoa dan terus berdoa sambil bersabar semoga hujan datang...

Komentar
Posting Komentar