Langsung ke konten utama

Wisata Ke Pelabuhan Ratu

Hari Minggu saya berangkat dengan anak kelas enam untuk wisata   ke Pelabuhan Ratu .Jam enam sudah kumpul di MI Cijulang semua dengan tas punggung yang besar -besar.Sambil menunggu  siswa yang lain kami poto poto dan  mempersiapkan obat-obatan  takut ada yang sakit diperjalanan.Setelah jam tujuh kurang seperampat kami berangkat dengan berkendaraan mobil bak terbuka.
Diperjalanan anak-anak sangat gembira ada yang bernyanyi ada yang cerita  apalagi mereka yang pernah melintasi daerah  yang dilewati mobil kami.Namun setelah perjalanan sudah menempuh  setengahnya anak mulai terserang mabuk perjalanan  satu persatu mulai terserang ,ah jadi mulai  sunyi deh  hanya  deru suara mobil saja.Yang tidak mabuk pun mulai enek  karena melihat yang mabuk,aduh jadi sibuk mengurus yang mabuk .
Tujuan pertama aadalah PLTU di Cipatuguran dan  Pemecah ombak .setelah sampai kami istirahat sambil mengevakuasi yang mabuk perjalanan hh.Setelah semua pulih  kami menuju Pemecah ombak sambil mengamati PLTU .Walau cuaca yang sangat panas tapi kami terobati dengan indahnya pemandangan  Pelabuhan ratu dan banyaknya ikan yang sedang bermain di bawah air laut.Sampai ujung kami  telusuri dan menikmati pemandangan yang luar biasa indahnya Pelabuhan ratu.Perjalanan kami teruskan  ke gua lalai atau kelalawar.

Perjalan diteruskan menuju  Citepus untuk berenang dan makan.Didekat Pelelangan ikan kami tertahan macet karena ada pawai atau arak-arakan dalam peringatan hari jadi kabupaten sukabumi ke 72 tahun,karena lama menunggu kami balik arah  kembali ke cipatuguran lewat terminal lagi.Di Citepus kami makan bersama karena sudah lapar,smua membuka bekal masing -masing  untuk menikmati makanannya.setelah makan kami berenang sepuasnya di pantai citepus yang menggoda  dengan ombaknya yang terus  mempesona.
Tanpa terasa waktu sudah duhur  kami harus sholat duhur dan ada satu tempat lagi yaitu  pusat air panas di cisolok.Ahirnya kami beenangnya  sampai duhur saja  dan menuju lokasi air panas atau gayser cisolok.sambil istirahat kami sholat duhur di Cisolok .Setelah sholat  ada yang berenang lagi dan ada yang  berendam di pusat air panasnya ada juga yang hanya jalan jalan ...
Asar kami pulang  dan sampai dirumah  adazan magrib berkumandang.Alhamdulilah kami berwisata dalam keadaan baik dan selamat  sungguh menyenangkan  walau lelah  tapi  sangat bahagia pokonya .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kejutan Manis di Hari Ulang Tahun: Pengalaman Tak Terlupakan Bersama Murid-Murid Tercinta

Tanggal 17 September selalu menjadi hari yang istimewa bagi saya, karena hari itu adalah hari ulang tahun saya. Namun, tahun ini ada sesuatu yang berbeda, sesuatu yang membuatnya terasa jauh lebih berkesan dan membekas dalam ingatan. Semua itu terjadi berkat kejutan yang luar biasa dari anak-anak didik saya di sekolah, yang dengan penuh cinta dan kreativitas berhasil membuat hari itu menjadi salah satu momen paling indah dalam hidup saya. Seperti biasa, pagi itu saya datang ke sekolah dengan perasaan yang tenang. Tidak ada yang berbeda dari rutinitas sehari-hari. Saya memasuki kelas dengan pikiran bahwa hari ini akan berlangsung seperti biasanya: mengajar, berbagi ilmu, dan mendampingi anak-anak menimba pengetahuan. Namun, ternyata mereka sudah menyiapkan sesuatu di balik diam-diam mereka. Begitu saya membuka pintu kelas, tiba-tiba terdengar bunyi “plop!”—sebuah balon meletus tepat di dekat pintu. Seketika ruangan dipenuhi tawa riang dan sorak-sorai murid-murid saya. Saya terkejut, nam...

Tanjakan Lemah Duhur yang Membahayakan Pengendara

  Pagi itu saya berangkat seperti biasa menuju sekolah untuk mengajar. Saya pergi bersama istri dan kedua anak saya menggunakan sepeda motor. Perjalanan yang awalnya berjalan lancar berubah menjadi pengalaman yang menegangkan ketika kami melewati tanjakan Lemah Duhur. Kondisi jalan di lokasi tersebut memang sudah lama rusak. Aspalnya banyak yang botak, batu split berserakan, dan permukaannya sangat licin, terutama saat pagi hari. Ketika motor mulai menanjak, ban motor saya tiba-tiba tergelincir akibat kerikil lepas di jalan. Saya berusaha mengendalikan motor dengan menarik rem, namun karena posisi motor sudah miring, kami akhirnya tetap terjatuh. Dalam keadaan panik, saya langsung berusaha menyelamatkan anak laki-laki saya yang duduk di depan. Sementara itu, istri saya jatuh sambil menggendong anak perempuan kami yang masih kecil. Syukurlah kami tidak mengalami luka serius, meskipun kejadian tersebut cukup membuat trauma dan khawatir. Setelah kejadian itu, saya mengetahui bahwa ...

Menengok Teman yang Sakit di Kampung Cibubuay

Pada hari Sabtu, tanggal 16 Mei 2026, kami siswa kelas 5 pergi menengok teman kami yang sedang sakit di Kampung Cibubuay. Kami pergi bersama-sama dengan penuh semangat dan rasa peduli kepada teman. Perjalanan menuju rumah Gustandi sangat menyenangkan. Kami melewati gang-gang kecil, jalan setapak, dan pematang sawah yang indah. Di tengah perjalanan, kami juga sempat bertemu ular sawah. Walaupun sedikit takut, kami tetap melanjutkan perjalanan dengan hati-hati. Setelah berjalan cukup jauh, akhirnya kami menemukan rumah Gustandi. Kami bersyukur karena keadaan Gustandi sudah agak sehat walaupun belum pulih seratus persen. Kami pun berbincang-bincang sebentar dan memberi semangat agar ia cepat sembuh. Tidak lama kemudian, langit mulai mendung. Karena khawatir hujan turun, kami memutuskan untuk segera pulang. Benar saja, ketika kami sampai di tengah perjalanan, hujan turun sangat lebat hingga membuat kami basah kuyup. Saat berangkat kami berjalan bersama-sama, tetapi ketika pulang kami b...