Langsung ke konten utama

Udah Berapa Ananknya?


Dahulu ketika masih sekolah atau kuliah kalau bertemu dengan teman –teman mereka bertanya,sudah mengerjakan tugas ,PRnya sudah beres belum.Hidup hanya bergelut dengan buku dan tugas dari guru atau dosen ,kalau liburan jalan –jalan dengan teman –teman .Ah sungguh itu sangat indah,banyak mainnya hh.

Setelah kami lulus dari sekolah dan berpisah mencari jalan masing -masing.kami berpencar tidak bertemu entah ke mana ada yang sering bertemu mereka yang sepropesi .Ada yang menjadi pekerja swasta,wiraswasta,pegawai negara dll.

Setelah bertahun tahun kami berpisah kami dipertemukan lagi ada karena satu propesi ada pula di media social semacam FB kadang kami awalnya tidak saling kenal mengenal karena banyak perubahan dari penampilan kalau dulu masih abg sekarang sudah dewasa.Setelah kami mengenal satu sama lain ternyata mereka adalah teman sekelas atau adik kelas atau kakak kelas waktu sekolah.

Sekarang pertanyaan teman-teman beda dengan yang dahulu .Pertanyaan mereka adalah sudah menikah?sudah punya anak?sudah berapa anaknya?Pertanyaan ini bagi yang sudah menikah enak menjawabnya tapi bagi yang belum kadang menjadi beban tersendiri hh.Tapi itulah perubahan , karena yang berharga di dunia ini mungkin adalah anak atau turunan .

Ketika ditanya seperti itu bagi seorang guru mereka menjawab anak saya banyak padahal nikah juga belum.Daripada nanti pertanyaannya semakin panjang mungkin dijawab saja anaknya banyak padahal itu adalah siswanya .

Kadang saya suka usil dalam pikiran kenapa mereka tidak bertanya sudah punya rumah?sudah punya kendaraan apa sekarang?sekarang punya duit berapa?hh itu adalah pikiran usil .Tapi tetap siapapu mereka bertanya ,sudah punya anak berapa?nikah dengan orang mana?


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makan Bergizi Gratis Perdana di MI Cijulang

  Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cijulang menyambut dengan penuh suka cita program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang pertama kali dilaksanakan di sekolah. Program ini disambut sangat gembira oleh para siswa, karena selain memberikan pengalaman baru, juga menambah semangat belajar mereka di sekolah. Sejak pagi, wajah anak-anak terlihat ceria menantikan momen istimewa ini. Ketika makanan bergizi dibagikan, mereka tampak begitu antusias dan menikmatinya dengan lahap. Menu yang disajikan pun sehat dan bervariasi, mulai dari nasi, lauk pauk berprotein, sayuran segar, hingga buah-buahan. Hal ini tentu menjadi langkah baik dalam mendukung pertumbuhan fisik maupun kecerdasan anak-anak. Kepala MI Cijulang menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah atas terselenggaranya program MBG ini. Menurut beliau, program ini tidak hanya membantu meningkatkan kesehatan siswa, tetapi juga menjadi motivasi tambahan agar anak-anak lebih rajin belajar. Dengan tubuh yang sehat dan gizi ...

SOAL LATIHAN IPAS KELAS 5 SD/MI

  Belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) adalah cara menyenangkan untuk menambah wawasan. Untuk melatih pemahaman, silakan kerjakan soal-soal IPAS yang tersedia. Kegiatan ini tidak bersifat wajib, sehingga siapa pun bebas memilih untuk berpartisipasi. Soal IPAS diperuntukkan bagi masyarakat umum, tanpa batasan usia maupun latar belakang pendidikan. Menariknya, soal tersebut dapat dikerjakan di mana saja dan kapan saja sesuai kenyamanan masing-masing. Dengan begitu, belajar IPAS menjadi lebih fleksibel sekaligus bermanfaat. Semakin sering berlatih, semakin mudah memahami konsep-konsep penting dalam IPAS yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Unutk mengerjakan soal tersebut silahkan klik  kata yang di cetak  miring         :   Klik di sini soalan IPAS Kelas 5 MI /SD

Kejutan Manis di Hari Ulang Tahun: Pengalaman Tak Terlupakan Bersama Murid-Murid Tercinta

Tanggal 17 September selalu menjadi hari yang istimewa bagi saya, karena hari itu adalah hari ulang tahun saya. Namun, tahun ini ada sesuatu yang berbeda, sesuatu yang membuatnya terasa jauh lebih berkesan dan membekas dalam ingatan. Semua itu terjadi berkat kejutan yang luar biasa dari anak-anak didik saya di sekolah, yang dengan penuh cinta dan kreativitas berhasil membuat hari itu menjadi salah satu momen paling indah dalam hidup saya. Seperti biasa, pagi itu saya datang ke sekolah dengan perasaan yang tenang. Tidak ada yang berbeda dari rutinitas sehari-hari. Saya memasuki kelas dengan pikiran bahwa hari ini akan berlangsung seperti biasanya: mengajar, berbagi ilmu, dan mendampingi anak-anak menimba pengetahuan. Namun, ternyata mereka sudah menyiapkan sesuatu di balik diam-diam mereka. Begitu saya membuka pintu kelas, tiba-tiba terdengar bunyi “plop!”—sebuah balon meletus tepat di dekat pintu. Seketika ruangan dipenuhi tawa riang dan sorak-sorai murid-murid saya. Saya terkejut, nam...