Jaman saya kecil dikampung kami tidak ada kompor gas .Kalau ibu - ibu mau masak mereka menggunakan Hawu(tungku pembakaran ) dengan bahan bakarnya suluh(kayu bakar).kalau musim kemarau kayu bakarnya kering tapi kalau musim hujan kayu bakarnya agak lembab sehingga agak lama kalau masak masak.Kalau yang kaya mereka pakai kompor minyak tanah karena kompor gas belum ada.
Bila hari libur atau hari minggu kami suka janjian dengan teman-teman.Hari Minggunya kami pergi ke kebun untuk ngambil ranting di kebun orang.Ada ranting pohon jengjeng,jengkol,mahoni,manei dan lain lain.Kami suka mengambil kayu bakar tersebut untuk orang tua kami.
Jadi hari libur waktu kecil kami disibukan dengan permainan anak –anak yang mengasikan.Waktu itu belum ada permainan modern seperti sekarang ini.Paling kami main gatrik ,benteng-bentengan .kalau bulan puasa kami main lori atau ayun ayunan.Itu permainan jaman kami waktu kecil yang mungkin buat anak sekarang seperti dongeng.
Ketika kami ngambil kayu bakar ramai –ramai ke kebun. kadang yang gesit mereka membawa kayu bakarnya banyak banget ,di ikat pakai tali pelepah pisang yang sudah tua.kadang kalau ada tetangga yang butuh kayu bakar itu kami jual juga.
Sekarang kayanya sudah tidak ada seperti ngambil kayu bakar lagi,karena ada kompor gas .Di kebunnya juga pohonya sudah jarang banyak yang ditebang .Anak sekarang sudah disibukan dengan permainan game modern dan televise, semua orang hampir punya televise.
Bila hari libur atau hari minggu kami suka janjian dengan teman-teman.Hari Minggunya kami pergi ke kebun untuk ngambil ranting di kebun orang.Ada ranting pohon jengjeng,jengkol,mahoni,manei dan lain lain.Kami suka mengambil kayu bakar tersebut untuk orang tua kami.
Jadi hari libur waktu kecil kami disibukan dengan permainan anak –anak yang mengasikan.Waktu itu belum ada permainan modern seperti sekarang ini.Paling kami main gatrik ,benteng-bentengan .kalau bulan puasa kami main lori atau ayun ayunan.Itu permainan jaman kami waktu kecil yang mungkin buat anak sekarang seperti dongeng.
Ketika kami ngambil kayu bakar ramai –ramai ke kebun. kadang yang gesit mereka membawa kayu bakarnya banyak banget ,di ikat pakai tali pelepah pisang yang sudah tua.kadang kalau ada tetangga yang butuh kayu bakar itu kami jual juga.
Sekarang kayanya sudah tidak ada seperti ngambil kayu bakar lagi,karena ada kompor gas .Di kebunnya juga pohonya sudah jarang banyak yang ditebang .Anak sekarang sudah disibukan dengan permainan game modern dan televise, semua orang hampir punya televise.
Komentar
Posting Komentar