Diakhir tahun ajaran di sekolah kami selalu diadakan kenaikan kelas orang kampong bilang samen.Karena sekolah kami gabungan dari TK,MI,MD,MTs dan SMK .Acara samen tidak cukup sampai satu hari tapi perlu dua hari penuh untuk segala kegiatan anak-anak ,dan itu memerlukan scedul yang jelas agar acara tidak terbengkelai.
Biasanya yang mengatur acara adalah panitia dan yang membawakan acara atau pembawa acara adalah dari guru.Yang suka menjadi pembawa acara dari guru adalah bu Ela atau bu Nurlaelah.merekalah pembawa acara yang selalu tampil di acara samenan sekolah kami.
Lama kelamaan ada suatu perubahan,yang mengisi acara dalam kenaikan kelas adalah semua dari anak atau siswa .Seperti pembawa acara bukan dari guru tetapi dari siswa ,mereka dilatih untuk membawakan acara agar pada hari kenaikan kelas tidak terlalu grogi.
Dengan pembawa acara dari siswa sebetulnya itu prestasi sekolah juga walaubagaimanapun sekolah mampu mendidik mereka menjadi pembawa acara di depan umum.Yang paling menantang adalah pembawa acara sunda,karena pembawa acara bahasa Sunda harus beda dengan pembawa acara bahasa Indonesia .
Pembawa acara pada kenaikan kelas kemarin adalah;Aas komariah (pembawa acara bahasa Indonesia)pada kegiatan anak –anak tarian , talaran dan wisuda TK;Helmi pembawa acara (bahasa Indonesia)pada acara malam pengajian.Neng Hikmah (pembawa acara Sunda) pada perpisahan upacara adat.
Semoga kedepanya mereka menjadi pembawa acara yang sangat propesional.
Komentar
Posting Komentar