Langsung ke konten utama

Masak Di Hari Ulang Tahun

Hari minggu saya tidak kemana-mana karena tidak ada acara,hanya ngutak ngatik blog saya aja.Dibawah rumah rame ibu –ibu sedang panen padi disawah ibu ,nanti agak siang mau lihat kebawah.Saya masih di kamar ngutak ngatik computer tiba tiba dari pengeras suara terdengar pengumuman orang meninggal tapi tidak jelas siapa .Setelah saya tanya ternyata yang meninggal adalah masih tetangga pak Memed ,hampir saya tidak percaya karena hari kemarinya dia lewat sekolah naik motor motor kea rah atas.

Saya akan tajiah ternyata diatas rumah saya dikuburkanya banyak orang yang menggali kuburan .ada yang menggali tanah ada yang menggergaji pohon bambu.Ah saya tidak jadi ke rumahnya belok ke kuburan saja .Kuburannya didekatkan dengan kuburan Ua Ikin di belakang rumah Mang Didin.Saya duduk duduk aja melihat orang yang kerja karena tidak membawa alat apapun.

Ketika asyik saya melihat yang mengeruk tanah di bawah untuk mayatnya,eh tiba-tiba dua motor anak anak lewat .Saya kira mereka mau main ke temannya,si ujang bicara pak anak –anak mau ke rumah bapak.Ya aakhirnya aku meninggalkan kuburan itu deh karena ada ana-anak,entah mau apa atau mau main saja.Pa kami mau ngaliwet di rumah bapak kan sekarang di FB bapak ulang tahun .

Akhirnya mereka kerumah ternyata mereka kalau hari itu saya ulang tahun dasar anak –anak suka kepo ya terhadap gurunya.Ya sudah kami ngaliwet deh dengan seadanya karena tidak ada persiapan sebelumnya ,ibu saya juga lagi di sawah.yang masak adik saya ,karena tidak akan baik kalau mereka masak paling gosong deh.

Si Hilmi dan si Tedi mereka metik kelapa semanggar ,ternyata mereka pintar manjat juga ya.Kelapa di kupas diminum airnya lumayan enak juga rasanya apalagi cuaca sedang panas. Sambil menunggu nasi liwet matang mereka minum air kelapa dan makan pisang dan buah jambu.

Nasi liwet sudah matang saya ngambil daun pisang dibelakang rumah.Kami makan di teras depan rumah dengan alas daun pisang .Nikmat juga makan nasi liwet dengan sambal,ketimun dan ikan asin.Nasi liwetnya pakai bumbu jadi tambah selera makanya,anak-anakpun sangat lahap makannya.

Setelah makan mereka pulang dan pamitan karena mau main bola ke jelegong.Saya katakana pada mereka apa mereka tidak akan sakit perut nanti habis makan langsung main bola.Ah dasar anak-anak mereka senang bermain .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makan Bergizi Gratis Perdana di MI Cijulang

  Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cijulang menyambut dengan penuh suka cita program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang pertama kali dilaksanakan di sekolah. Program ini disambut sangat gembira oleh para siswa, karena selain memberikan pengalaman baru, juga menambah semangat belajar mereka di sekolah. Sejak pagi, wajah anak-anak terlihat ceria menantikan momen istimewa ini. Ketika makanan bergizi dibagikan, mereka tampak begitu antusias dan menikmatinya dengan lahap. Menu yang disajikan pun sehat dan bervariasi, mulai dari nasi, lauk pauk berprotein, sayuran segar, hingga buah-buahan. Hal ini tentu menjadi langkah baik dalam mendukung pertumbuhan fisik maupun kecerdasan anak-anak. Kepala MI Cijulang menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah atas terselenggaranya program MBG ini. Menurut beliau, program ini tidak hanya membantu meningkatkan kesehatan siswa, tetapi juga menjadi motivasi tambahan agar anak-anak lebih rajin belajar. Dengan tubuh yang sehat dan gizi ...

Kejutan Manis di Hari Ulang Tahun: Pengalaman Tak Terlupakan Bersama Murid-Murid Tercinta

Tanggal 17 September selalu menjadi hari yang istimewa bagi saya, karena hari itu adalah hari ulang tahun saya. Namun, tahun ini ada sesuatu yang berbeda, sesuatu yang membuatnya terasa jauh lebih berkesan dan membekas dalam ingatan. Semua itu terjadi berkat kejutan yang luar biasa dari anak-anak didik saya di sekolah, yang dengan penuh cinta dan kreativitas berhasil membuat hari itu menjadi salah satu momen paling indah dalam hidup saya. Seperti biasa, pagi itu saya datang ke sekolah dengan perasaan yang tenang. Tidak ada yang berbeda dari rutinitas sehari-hari. Saya memasuki kelas dengan pikiran bahwa hari ini akan berlangsung seperti biasanya: mengajar, berbagi ilmu, dan mendampingi anak-anak menimba pengetahuan. Namun, ternyata mereka sudah menyiapkan sesuatu di balik diam-diam mereka. Begitu saya membuka pintu kelas, tiba-tiba terdengar bunyi “plop!”—sebuah balon meletus tepat di dekat pintu. Seketika ruangan dipenuhi tawa riang dan sorak-sorai murid-murid saya. Saya terkejut, nam...

Perpisahan Kelas 5 MI Cijulang di Rumah Guru Kelas

  Pada hari   kamis yang sedikit mendung namun tidak mengurangi rasa bahagia, siswa-siswi kelas 5 MI Cijulang mengadakan acara perpisahan yang sederhana namun berkesan. Acara ini dilaksanakan di rumah saya sebagai guru kelas   mereka sebagai bentuk kebersamaan dan rasa syukur atas perjalanan belajar selama satu tahun. Suasana penuh keakraban terasa sejak awal. Para siswa datang dengan pakaian rapi dan senyum ceria. Saya menyambut mereka semua  dengan ramah dan hangat. Karena acaranya tidak formal hanya ngobrol biasa -biasa saja . Setelah itu, kegiatan inti pun dimulai makan bersama. Aneka hidangan yang sudah   tersaji dengan beralaskan daun pisang. Suasana makan berlangsung santai dan penuh tawa, menciptakan kenangan manis bagi semua yang hadir. Acara ini bukan hanya sekadar perpisahan, tetapi juga bentuk kebersamaan dan rasa kekeluargaan antara guru dan siswa.Semoga kenangan indah ini menjadi penyemangat bagi siswa dalam melanjutkan pendidikan mereka ke ke...