Langsung ke konten utama

Takut

Darmareja 27-5-2017.Ketika hari Sabtu malam Minggu saya disuruh untuk memberikan ceramah dalam sebuah acara peringatan Isro Miroj dikampung legok dukuh disebuah mushola .Waktu itu saya memberikan ceramah yang judulnya Takut.yaitu orang yang takut kepada Allah.Sebagai rujukan saya waktu itu saya membaca sebuah kitab Mukasapatul Kulub, karangan Imam Al Ghojali.Di dalam kitab tersebut ada dua bab tentang takut kepada Allah swt.

Menurut Abul Laits ada tujuh ciri dalam diri seseorang yang takut kepada Allah swt. Yaitu :

1. Lidahnyk orang yang takut kepada Allah tidak akan ada fitnah ,gibah ,adu domba,atau mencela seseorang.Karena orang yang takut kepada Allah swt.Dia sibuk dengan dikir kepada Allah dan selalu membaca Al Qur`an.Lidahnya digunakan untuk kebaikan yang Allah ridhoi.

2. Hatinya akan mengeluarkan yang penyakitnya seperti iri dengki dan kekupuran karena hatinya sudah takut kepada Allah swt.Penyakit yang berjangkit di dalam hatinya dia bersihkan selalu karena takut kepada Allah.Penyakit hati itu banya sekali seperti iri,dengki,sombong,riya gila hormat dan lailainya.

3. Matanya tidak diperlihatkan kepada yang haram.orang yang takut kepada Allah selalu menjaga pandangan matanya dari yang diharamkan oleh Allah kepadanya.Bila sesuatu tidak halal dia tidak pernah memandangnya.Karena dengan memandangnya berarti dia menantang siksa Allah swt.Barang siapa yang memandang barang yang haram Allah akan memenuhi matanya dengan api neraka.

4. Tangannya tidak mau memegang yang haram.Tanganya dia jaga betul dari perbuaatan yang haram dia tidak pernah sembarangan memegang kalau bukan yang halal.

5. Kakinya tidak dilangkahkan kepada jalan kemaksiatan.Dia tidak pernah melangkah menuju tempat maksiat atau berkumpul ditempat maksiat karena takut kepada Allah Swt.

6. Perutnya tidak dipakai untuk memendam yang haram.Perutnya sangat dia jaga sekali dari konsumsi barang yang haram ,baik haram zatnya maupun cara memproleh barangnya itu .Pokonya dia tidak memasukan apapun kedalam perutnya kecuali yang halal.

7. Ketaatannya hanya kepada Allah.Hanya keridhoan Allah swt saja sebagai tujuan hidupnya,dia tidak goyah akidah dan ibadahnya.yang dia tuju dalam hidupnya adalah Allah semata.

Saudara yang baik hati itulah tujuh ciri orang yang takut kepada Allah swt.Sebagai muslim tentunya kita harus takut kepada Allah agar waspada dalam kehidupan di dunia karena selalu diawasi oleh Allah swt.

Semua mahluk di dunia ini tak perlu ditakuti hanya kepada Allah yang harus kita takuti karena Allah yang telah menciptakan segala mahluk di alam semesta ini.Jangan lalai dari menyembahnya apalagi menyepelekan segala perintahnya.kita harus mengabdi kepadaNya.Semoga kita diberikan pertolongan dan lindungan dari godaan setan agar tidak tergelincir akidah dan ibadah kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kejutan Manis di Hari Ulang Tahun: Pengalaman Tak Terlupakan Bersama Murid-Murid Tercinta

Tanggal 17 September selalu menjadi hari yang istimewa bagi saya, karena hari itu adalah hari ulang tahun saya. Namun, tahun ini ada sesuatu yang berbeda, sesuatu yang membuatnya terasa jauh lebih berkesan dan membekas dalam ingatan. Semua itu terjadi berkat kejutan yang luar biasa dari anak-anak didik saya di sekolah, yang dengan penuh cinta dan kreativitas berhasil membuat hari itu menjadi salah satu momen paling indah dalam hidup saya. Seperti biasa, pagi itu saya datang ke sekolah dengan perasaan yang tenang. Tidak ada yang berbeda dari rutinitas sehari-hari. Saya memasuki kelas dengan pikiran bahwa hari ini akan berlangsung seperti biasanya: mengajar, berbagi ilmu, dan mendampingi anak-anak menimba pengetahuan. Namun, ternyata mereka sudah menyiapkan sesuatu di balik diam-diam mereka. Begitu saya membuka pintu kelas, tiba-tiba terdengar bunyi “plop!”—sebuah balon meletus tepat di dekat pintu. Seketika ruangan dipenuhi tawa riang dan sorak-sorai murid-murid saya. Saya terkejut, nam...

Tanjakan Lemah Duhur yang Membahayakan Pengendara

  Pagi itu saya berangkat seperti biasa menuju sekolah untuk mengajar. Saya pergi bersama istri dan kedua anak saya menggunakan sepeda motor. Perjalanan yang awalnya berjalan lancar berubah menjadi pengalaman yang menegangkan ketika kami melewati tanjakan Lemah Duhur. Kondisi jalan di lokasi tersebut memang sudah lama rusak. Aspalnya banyak yang botak, batu split berserakan, dan permukaannya sangat licin, terutama saat pagi hari. Ketika motor mulai menanjak, ban motor saya tiba-tiba tergelincir akibat kerikil lepas di jalan. Saya berusaha mengendalikan motor dengan menarik rem, namun karena posisi motor sudah miring, kami akhirnya tetap terjatuh. Dalam keadaan panik, saya langsung berusaha menyelamatkan anak laki-laki saya yang duduk di depan. Sementara itu, istri saya jatuh sambil menggendong anak perempuan kami yang masih kecil. Syukurlah kami tidak mengalami luka serius, meskipun kejadian tersebut cukup membuat trauma dan khawatir. Setelah kejadian itu, saya mengetahui bahwa ...

Menengok Teman yang Sakit di Kampung Cibubuay

Pada hari Sabtu, tanggal 16 Mei 2026, kami siswa kelas 5 pergi menengok teman kami yang sedang sakit di Kampung Cibubuay. Kami pergi bersama-sama dengan penuh semangat dan rasa peduli kepada teman. Perjalanan menuju rumah Gustandi sangat menyenangkan. Kami melewati gang-gang kecil, jalan setapak, dan pematang sawah yang indah. Di tengah perjalanan, kami juga sempat bertemu ular sawah. Walaupun sedikit takut, kami tetap melanjutkan perjalanan dengan hati-hati. Setelah berjalan cukup jauh, akhirnya kami menemukan rumah Gustandi. Kami bersyukur karena keadaan Gustandi sudah agak sehat walaupun belum pulih seratus persen. Kami pun berbincang-bincang sebentar dan memberi semangat agar ia cepat sembuh. Tidak lama kemudian, langit mulai mendung. Karena khawatir hujan turun, kami memutuskan untuk segera pulang. Benar saja, ketika kami sampai di tengah perjalanan, hujan turun sangat lebat hingga membuat kami basah kuyup. Saat berangkat kami berjalan bersama-sama, tetapi ketika pulang kami b...