Langsung ke konten utama

Revolusi mental


.6-4-2017.Minuman keras yang memabukan menjadi kebiasaan , judi menjadi tradisi dan jinah menjadi hal yang lumrah. Semua orang berlainan dalam beribadah bukan sama Tuhanya tapi kepada berhala yang menyesatkanya.Ada yang lebih parah di mana anak wanita dibunuh karena aib untuk keluarganya.Yang kaya semakin kaya yang miskin semakin lemah.Dunia gelap tanpa arah hanya hawa nafsu yang mejadi aturanya.itulah saudara yang disebut jaman Jahilyah.

Dalam keadaan gelap gulita datang sebuah agama yang membawa cahaya untuk menerangi manusia yang sesat karena maksiat yang lemah dari segi akidah .Lewat seorang manusia yang mulia Muhammad namanya .Islam disebarkan ke seluruh dunia bukan untuk arab saja.Sebuah agama yang tidak membedakan ras dan suku bangsanya semua bersaudara dalam satu tali yaitu Akidah Islamiah.

Dari jahiliyah berubah menjadi jaman yang cerah,dari bar-bar dan liar menjadi manusia terpelajar ,dari maksiat dan bejat menjadi manusia yang selalu toat.Dari ekonomi serakah berubah jadi sedekah semua orang sama beribadah kepada Tuhanya.Wanita dihormati budak dihargai ,orang miskin dikasihani,yang lemah disantuni,yang memabukan ditinggalkan ,judi tidak lagi dilakoni jinah menjadi musnah karena sudah datang agama pencerah.Agam Islam yang di bawa Rasulullah Muhammad bin Abdillah.

Sungguh luar biasa perubahan akhlak di Jajirah arab dengan berpedoman kepada Al Qu’ran semua berkah dan menjadi cerah.Ajaran ini menjalar kepada seluruh penjuru dunia agar manusia tidak lagi menjadi budak nafsunya dan bahagia di dunia dan akhiranya.Karena Aqur’an Pirman Tuhan bukan sebuah karangan manusia yang penuh kekurangan.Yakini dan jalani InsyaAllah hidup diberkahi ! 
ilustrasi google

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makan Bergizi Gratis Perdana di MI Cijulang

  Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cijulang menyambut dengan penuh suka cita program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang pertama kali dilaksanakan di sekolah. Program ini disambut sangat gembira oleh para siswa, karena selain memberikan pengalaman baru, juga menambah semangat belajar mereka di sekolah. Sejak pagi, wajah anak-anak terlihat ceria menantikan momen istimewa ini. Ketika makanan bergizi dibagikan, mereka tampak begitu antusias dan menikmatinya dengan lahap. Menu yang disajikan pun sehat dan bervariasi, mulai dari nasi, lauk pauk berprotein, sayuran segar, hingga buah-buahan. Hal ini tentu menjadi langkah baik dalam mendukung pertumbuhan fisik maupun kecerdasan anak-anak. Kepala MI Cijulang menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah atas terselenggaranya program MBG ini. Menurut beliau, program ini tidak hanya membantu meningkatkan kesehatan siswa, tetapi juga menjadi motivasi tambahan agar anak-anak lebih rajin belajar. Dengan tubuh yang sehat dan gizi ...

SOAL LATIHAN IPAS KELAS 5 SD/MI

  Belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) adalah cara menyenangkan untuk menambah wawasan. Untuk melatih pemahaman, silakan kerjakan soal-soal IPAS yang tersedia. Kegiatan ini tidak bersifat wajib, sehingga siapa pun bebas memilih untuk berpartisipasi. Soal IPAS diperuntukkan bagi masyarakat umum, tanpa batasan usia maupun latar belakang pendidikan. Menariknya, soal tersebut dapat dikerjakan di mana saja dan kapan saja sesuai kenyamanan masing-masing. Dengan begitu, belajar IPAS menjadi lebih fleksibel sekaligus bermanfaat. Semakin sering berlatih, semakin mudah memahami konsep-konsep penting dalam IPAS yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Unutk mengerjakan soal tersebut silahkan klik  kata yang di cetak  miring         :   Klik di sini soalan IPAS Kelas 5 MI /SD

Kejutan Manis di Hari Ulang Tahun: Pengalaman Tak Terlupakan Bersama Murid-Murid Tercinta

Tanggal 17 September selalu menjadi hari yang istimewa bagi saya, karena hari itu adalah hari ulang tahun saya. Namun, tahun ini ada sesuatu yang berbeda, sesuatu yang membuatnya terasa jauh lebih berkesan dan membekas dalam ingatan. Semua itu terjadi berkat kejutan yang luar biasa dari anak-anak didik saya di sekolah, yang dengan penuh cinta dan kreativitas berhasil membuat hari itu menjadi salah satu momen paling indah dalam hidup saya. Seperti biasa, pagi itu saya datang ke sekolah dengan perasaan yang tenang. Tidak ada yang berbeda dari rutinitas sehari-hari. Saya memasuki kelas dengan pikiran bahwa hari ini akan berlangsung seperti biasanya: mengajar, berbagi ilmu, dan mendampingi anak-anak menimba pengetahuan. Namun, ternyata mereka sudah menyiapkan sesuatu di balik diam-diam mereka. Begitu saya membuka pintu kelas, tiba-tiba terdengar bunyi “plop!”—sebuah balon meletus tepat di dekat pintu. Seketika ruangan dipenuhi tawa riang dan sorak-sorai murid-murid saya. Saya terkejut, nam...