Langsung ke konten utama

Pemikiran Yang Kreatif

Darmareja,4 April 2017.Seorang pemuda tentu memiliki sebuah gengsi yang tinggi untuk bisa diperlihatkan  kepada orang lain baik itu materi maupun sebuah kemampuan apa saja.Di jaman sekarang di mana generasi muda  sudah terbiasa  dengan seba mesin,mulai dari  memasak  bahkan berjalan ke sekolah pun  menggunakan mesin  maksud saya menggunakn sepeda motor walaupun jaraknya dekat.Dan anehnya orang tua mendukungnya walaupun  tidak sedikit (mohon maaf)motor bodong .Bagi orang tuanya  yang memiliki uang atau harta  mereka dengan mudah  tapi kalau orang tuanya tidak punya,ini yang bisa jadi masalah.
Memiliki sebuah kendaraan  tentu impian semua orang  tidak hanya anak muda atau anak sekolah saja.Karena kendaraan salah satu hiasaan  yang disukai oleh manusia  bahkan  sekarang sudah menjadi sbuah kebutuhan  bukan hiasan lagi.Apalagi dijaman sekarang yang serba mudah  dan  cepat ,asal mau  bertanggung jawab  semua brosur  mobil  motor  tinggal datang ke sowroom ,bisa ambil walau dengan kredit.
Saya tidak membahas tentang kendaraan tapi saya berbicara pola pikir generasi muda dalam  memiliki kendaraan itu.Saya melihat ada seorang pemuda  ingin sekali membeli  sepeda motor dia  ngotot sekali kepada orang tuanya untuk membelikan motor impiannya.Orang tuanya tidak memliki uang  terpaksa dia  menjual sawah sebagai hata warisan  satu satunya.Tentu si pemuda tadi senang dengan dibelikan motor oleh orang tuanya  walaupun harus menjual harta  warisan dari kakenya itu.Semakin  lama  sebuah kendaraan bukan semakin bagus  tapi  semakin banyak kekuranganya.Apalagi perawan dan pemakaiannya yang asal pakai saja.Akhirnya motor jadi jelek dan tidak bisa mengahsilkan apa -apa hanya menjadi rongsokan.
Namun pernah saya membaca sebuah majalah  .Pemuda vietnam  ketika  mereka ingin membeli kendaraan  mereka pergi keladang  ,dia garap ladang   setelah panen dari ladang dia jual  dijadikan uang dan dia kumpulkan uang itu.Setelah terkumpul baru dia beli kendaraan .sawah atau ladang  tidak hilang  kendaraan  bisa beli yang cemerlang  semangat kerja terus berkembang.
Silahkan mau pola pikir yang mana  yang kita ambil ,terserah kita semua .Namun semua akan kemabali kepada yang memiliki keinginan tadi .Menurut saya  pemikiran yang sangat kreatif adalah  contoh ke dua tadi .pergi keladang bukan untuk dijual tapi menggarap ladang dan hasilnya di jual untuk membeli kendaraan .itu pemikiran yang sangat kreatif.ilustrasi sumber google

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kejutan Manis di Hari Ulang Tahun: Pengalaman Tak Terlupakan Bersama Murid-Murid Tercinta

Tanggal 17 September selalu menjadi hari yang istimewa bagi saya, karena hari itu adalah hari ulang tahun saya. Namun, tahun ini ada sesuatu yang berbeda, sesuatu yang membuatnya terasa jauh lebih berkesan dan membekas dalam ingatan. Semua itu terjadi berkat kejutan yang luar biasa dari anak-anak didik saya di sekolah, yang dengan penuh cinta dan kreativitas berhasil membuat hari itu menjadi salah satu momen paling indah dalam hidup saya. Seperti biasa, pagi itu saya datang ke sekolah dengan perasaan yang tenang. Tidak ada yang berbeda dari rutinitas sehari-hari. Saya memasuki kelas dengan pikiran bahwa hari ini akan berlangsung seperti biasanya: mengajar, berbagi ilmu, dan mendampingi anak-anak menimba pengetahuan. Namun, ternyata mereka sudah menyiapkan sesuatu di balik diam-diam mereka. Begitu saya membuka pintu kelas, tiba-tiba terdengar bunyi “plop!”—sebuah balon meletus tepat di dekat pintu. Seketika ruangan dipenuhi tawa riang dan sorak-sorai murid-murid saya. Saya terkejut, nam...

Tanjakan Lemah Duhur yang Membahayakan Pengendara

  Pagi itu saya berangkat seperti biasa menuju sekolah untuk mengajar. Saya pergi bersama istri dan kedua anak saya menggunakan sepeda motor. Perjalanan yang awalnya berjalan lancar berubah menjadi pengalaman yang menegangkan ketika kami melewati tanjakan Lemah Duhur. Kondisi jalan di lokasi tersebut memang sudah lama rusak. Aspalnya banyak yang botak, batu split berserakan, dan permukaannya sangat licin, terutama saat pagi hari. Ketika motor mulai menanjak, ban motor saya tiba-tiba tergelincir akibat kerikil lepas di jalan. Saya berusaha mengendalikan motor dengan menarik rem, namun karena posisi motor sudah miring, kami akhirnya tetap terjatuh. Dalam keadaan panik, saya langsung berusaha menyelamatkan anak laki-laki saya yang duduk di depan. Sementara itu, istri saya jatuh sambil menggendong anak perempuan kami yang masih kecil. Syukurlah kami tidak mengalami luka serius, meskipun kejadian tersebut cukup membuat trauma dan khawatir. Setelah kejadian itu, saya mengetahui bahwa ...

Menengok Teman yang Sakit di Kampung Cibubuay

Pada hari Sabtu, tanggal 16 Mei 2026, kami siswa kelas 5 pergi menengok teman kami yang sedang sakit di Kampung Cibubuay. Kami pergi bersama-sama dengan penuh semangat dan rasa peduli kepada teman. Perjalanan menuju rumah Gustandi sangat menyenangkan. Kami melewati gang-gang kecil, jalan setapak, dan pematang sawah yang indah. Di tengah perjalanan, kami juga sempat bertemu ular sawah. Walaupun sedikit takut, kami tetap melanjutkan perjalanan dengan hati-hati. Setelah berjalan cukup jauh, akhirnya kami menemukan rumah Gustandi. Kami bersyukur karena keadaan Gustandi sudah agak sehat walaupun belum pulih seratus persen. Kami pun berbincang-bincang sebentar dan memberi semangat agar ia cepat sembuh. Tidak lama kemudian, langit mulai mendung. Karena khawatir hujan turun, kami memutuskan untuk segera pulang. Benar saja, ketika kami sampai di tengah perjalanan, hujan turun sangat lebat hingga membuat kami basah kuyup. Saat berangkat kami berjalan bersama-sama, tetapi ketika pulang kami b...