Langsung ke konten utama

TIGA BENTENG PENCEGAH NARKOBA

Cijulang,29-3-2017.Sungguh miris saya mendengar dari berita di mana narkoba meraja lela dari mulai orang kaya sampai rakayat jelata narkoba menyerangnya .Narkoba sungguh berbahaya bagi seluruh generasi terutama generasi muda .Sebenarnya narkoba tidak memandang usia semua diserangnya .
Bagaimana Indonesia sepuluh ,dua puluh tahun yang akan datang jawabanya adalah generasi muda .Kalau generasi kita sudah terkena dengan Narkoba ,mereka tidak akan bisa berpikir untuk kemajuan bangsa dan agamanya karena otaknya sudah tidak bisa berpikir .Jangankan memikirkan masalah Negara dirinya saja sudah bermasalah .
Benteng yang pertama generasi muda adalah keluarga ,kualitas control dari orang tuanya sangat berperan dalam mencegah generasi muda dari narkoba .Pendidikan keluarga sangat berperan dalam mencegah generasi dari serangan Narkoba.
Yang kedua adalah pendidikan generasi muda itu .Kalau pendidikannya tidak berdasarkan akidah dan akhlak yang baik tentu generasi muda kita akan terjerumus dengan Narkoba. Pendidikan yang kurang memberikan pendidikan agama hanya beorientasi pada kehidupan dunia saja akan rentan terkena Narkoba.

Yang ketiga lingkungan di mana generasi muda berada .lingkungan ini sangat berperan juga ,sekalipun di keluarganya ketat begitu juga disekolahnya.Tapi kalau lingkunganya amburadul dan tidak peduli dengan bahanya Narkoba akan sulit juga generasi muda kita membendung serangan dari Narkoba.
Semoga tulisan sederhana ini bisa bermanfaat .Ini hanyalah bentuk kekawatiran saja dari seorang guru sekolah dasar yang melihat banyak generasi muda yang terkena dengan Narkoba.Image sumber dari google

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makan Bergizi Gratis Perdana di MI Cijulang

  Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cijulang menyambut dengan penuh suka cita program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang pertama kali dilaksanakan di sekolah. Program ini disambut sangat gembira oleh para siswa, karena selain memberikan pengalaman baru, juga menambah semangat belajar mereka di sekolah. Sejak pagi, wajah anak-anak terlihat ceria menantikan momen istimewa ini. Ketika makanan bergizi dibagikan, mereka tampak begitu antusias dan menikmatinya dengan lahap. Menu yang disajikan pun sehat dan bervariasi, mulai dari nasi, lauk pauk berprotein, sayuran segar, hingga buah-buahan. Hal ini tentu menjadi langkah baik dalam mendukung pertumbuhan fisik maupun kecerdasan anak-anak. Kepala MI Cijulang menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah atas terselenggaranya program MBG ini. Menurut beliau, program ini tidak hanya membantu meningkatkan kesehatan siswa, tetapi juga menjadi motivasi tambahan agar anak-anak lebih rajin belajar. Dengan tubuh yang sehat dan gizi ...

SOAL LATIHAN IPAS KELAS 5 SD/MI

  Belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) adalah cara menyenangkan untuk menambah wawasan. Untuk melatih pemahaman, silakan kerjakan soal-soal IPAS yang tersedia. Kegiatan ini tidak bersifat wajib, sehingga siapa pun bebas memilih untuk berpartisipasi. Soal IPAS diperuntukkan bagi masyarakat umum, tanpa batasan usia maupun latar belakang pendidikan. Menariknya, soal tersebut dapat dikerjakan di mana saja dan kapan saja sesuai kenyamanan masing-masing. Dengan begitu, belajar IPAS menjadi lebih fleksibel sekaligus bermanfaat. Semakin sering berlatih, semakin mudah memahami konsep-konsep penting dalam IPAS yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Unutk mengerjakan soal tersebut silahkan klik  kata yang di cetak  miring         :   Klik di sini soalan IPAS Kelas 5 MI /SD

Kejutan Manis di Hari Ulang Tahun: Pengalaman Tak Terlupakan Bersama Murid-Murid Tercinta

Tanggal 17 September selalu menjadi hari yang istimewa bagi saya, karena hari itu adalah hari ulang tahun saya. Namun, tahun ini ada sesuatu yang berbeda, sesuatu yang membuatnya terasa jauh lebih berkesan dan membekas dalam ingatan. Semua itu terjadi berkat kejutan yang luar biasa dari anak-anak didik saya di sekolah, yang dengan penuh cinta dan kreativitas berhasil membuat hari itu menjadi salah satu momen paling indah dalam hidup saya. Seperti biasa, pagi itu saya datang ke sekolah dengan perasaan yang tenang. Tidak ada yang berbeda dari rutinitas sehari-hari. Saya memasuki kelas dengan pikiran bahwa hari ini akan berlangsung seperti biasanya: mengajar, berbagi ilmu, dan mendampingi anak-anak menimba pengetahuan. Namun, ternyata mereka sudah menyiapkan sesuatu di balik diam-diam mereka. Begitu saya membuka pintu kelas, tiba-tiba terdengar bunyi “plop!”—sebuah balon meletus tepat di dekat pintu. Seketika ruangan dipenuhi tawa riang dan sorak-sorai murid-murid saya. Saya terkejut, nam...