Langsung ke konten utama

TIDAK ADA YANG ABADI DALAM HIDUP INI

Darmareja,1-4-2017

Kalau kita renungkan sejenak hidup ini memang benar - benar sementara atau tidak abadi .Kalau hidup di dunia abadi ah rasanya tak perlu kita persiapkan kebaikan .Karena dunia ini tidak abadi sehingga harus persiapkan segala yang kita miliki untuk kebaikan.


Kalau memang tidaka abadi berarti sementara .Jadi tidak ada yang perlu disombongkan dan dibangga-banggakan yang berlebihan.Seorang wanita cantik jangan sombong dengan kecantikannya karena semenrtara menunggu menjadi nenek -nenek tidak adak nenek yang catikkan.Seorang laki-laki yang tampan jangan sombong karena ketampanan adalah sementara menunggu mejadi kakek-kakek.Ketika anda menjadi seorang pejabat anda jangan sombong dengan jabatan karena jabatan adalah sementara menunggu pensiun atau dipecat .Anda jangan sombong dengan kecerdasan dan kepintaran anda karena kepintaran dan kecerdasan adalah sementara menunggu pikun.

Karena hidup kita tidak abadi maka kita harus hati-haati dan hanya berbakti kepada ilahi dengan sepenuh hati jangan sampai lengah yang tidak berarti.Karena dunia ini tidak abadi makanya jangan dijadikan tujuan dunia ini adalah sementara hanya persinggahan bukan tujuan .Tujuan yang sesungguhnya adalah akhirat yang abadi .Jadi kehidupan yang abadi adalah akhirat sebagai tempat tujuan dari kehidupan kita.

Bukan berarti pula kita harus mencampakan dunia walau sementara tapi nikmati juga dan jangan smapai terlena.Karena dengan dunia banyak yang terpadaya ,memang dunia mempesona karena nafsu yang menghiasinya.

Saudara bila materi sebagai motivasi kita ,segala-galanya dunia maka hidup kita akan berakhir di wc dan di tong sampah .Dunia yang kita kejar tanpa lelah sikut kiri ,sikut kanan , lawan jadi kawan ,kawan jadi lawan demi yang namanya dunia atau jabatan .Kalau mencarinya melupakan perintah dan larangan Tuhan maka kita akan jadi hamba Setan

Saudaraku ini hanya renungan dari seorang yang penuh kekurangan.Keritik dan saran sangat diharapkan karena saya bukan ahli dalam bidang Penulisan. ilustrasi sumber google


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kejutan Manis di Hari Ulang Tahun: Pengalaman Tak Terlupakan Bersama Murid-Murid Tercinta

Tanggal 17 September selalu menjadi hari yang istimewa bagi saya, karena hari itu adalah hari ulang tahun saya. Namun, tahun ini ada sesuatu yang berbeda, sesuatu yang membuatnya terasa jauh lebih berkesan dan membekas dalam ingatan. Semua itu terjadi berkat kejutan yang luar biasa dari anak-anak didik saya di sekolah, yang dengan penuh cinta dan kreativitas berhasil membuat hari itu menjadi salah satu momen paling indah dalam hidup saya. Seperti biasa, pagi itu saya datang ke sekolah dengan perasaan yang tenang. Tidak ada yang berbeda dari rutinitas sehari-hari. Saya memasuki kelas dengan pikiran bahwa hari ini akan berlangsung seperti biasanya: mengajar, berbagi ilmu, dan mendampingi anak-anak menimba pengetahuan. Namun, ternyata mereka sudah menyiapkan sesuatu di balik diam-diam mereka. Begitu saya membuka pintu kelas, tiba-tiba terdengar bunyi “plop!”—sebuah balon meletus tepat di dekat pintu. Seketika ruangan dipenuhi tawa riang dan sorak-sorai murid-murid saya. Saya terkejut, nam...

Tanjakan Lemah Duhur yang Membahayakan Pengendara

  Pagi itu saya berangkat seperti biasa menuju sekolah untuk mengajar. Saya pergi bersama istri dan kedua anak saya menggunakan sepeda motor. Perjalanan yang awalnya berjalan lancar berubah menjadi pengalaman yang menegangkan ketika kami melewati tanjakan Lemah Duhur. Kondisi jalan di lokasi tersebut memang sudah lama rusak. Aspalnya banyak yang botak, batu split berserakan, dan permukaannya sangat licin, terutama saat pagi hari. Ketika motor mulai menanjak, ban motor saya tiba-tiba tergelincir akibat kerikil lepas di jalan. Saya berusaha mengendalikan motor dengan menarik rem, namun karena posisi motor sudah miring, kami akhirnya tetap terjatuh. Dalam keadaan panik, saya langsung berusaha menyelamatkan anak laki-laki saya yang duduk di depan. Sementara itu, istri saya jatuh sambil menggendong anak perempuan kami yang masih kecil. Syukurlah kami tidak mengalami luka serius, meskipun kejadian tersebut cukup membuat trauma dan khawatir. Setelah kejadian itu, saya mengetahui bahwa ...

Menengok Teman yang Sakit di Kampung Cibubuay

Pada hari Sabtu, tanggal 16 Mei 2026, kami siswa kelas 5 pergi menengok teman kami yang sedang sakit di Kampung Cibubuay. Kami pergi bersama-sama dengan penuh semangat dan rasa peduli kepada teman. Perjalanan menuju rumah Gustandi sangat menyenangkan. Kami melewati gang-gang kecil, jalan setapak, dan pematang sawah yang indah. Di tengah perjalanan, kami juga sempat bertemu ular sawah. Walaupun sedikit takut, kami tetap melanjutkan perjalanan dengan hati-hati. Setelah berjalan cukup jauh, akhirnya kami menemukan rumah Gustandi. Kami bersyukur karena keadaan Gustandi sudah agak sehat walaupun belum pulih seratus persen. Kami pun berbincang-bincang sebentar dan memberi semangat agar ia cepat sembuh. Tidak lama kemudian, langit mulai mendung. Karena khawatir hujan turun, kami memutuskan untuk segera pulang. Benar saja, ketika kami sampai di tengah perjalanan, hujan turun sangat lebat hingga membuat kami basah kuyup. Saat berangkat kami berjalan bersama-sama, tetapi ketika pulang kami b...