Ketika kita mendengar saudara atau teman kita meninggal dunia, perasaan kita tidak akan seperti mereka terbujur kaku diam bungkam tidak berdaya.Kadang kita masih tertawa ketika melihat mayat masuk keliang lahat tak membuat hati kita tersayat padahal kita juga akan jadi mayat seperti yang kita lihat.
Gemerlap dunia yang membuat kita terlena sehingga lupa mau kemana kita.Pangkat yang tinggi yang kita puja membuat kita bangga padahal maut selalu ikut mau menjemput.Istri yang cantik menarik sebagai teman hidup yang setia dengan bisikannya kita menjadi gurita di dalam mengkorup uang Negara.Suami yang tampan dan gagah perkasa kadang dengan cintanya membuta istri jadi buta.
Di ujung hayat kita akan jadi mayat ,mau tidak mau pasti terjadi itu tidak bisa dipungkiri.sebelum itu terjadi ada sakaratul maut sebelum nyawa lepas dari badan dan mulut.Kawan ini ada beberapa kejadian yang menjadi pelajaran bagi kita dalam menjalani kehidupan:
1. Meninggal dalam keadaan wudu,sehabis sholat dan bertobat.
2. Meninggal setelah ngaji.
3. Ada yang meninggal dalam keadaan gila
4. Meninggal dalam keadaan sendirian padahal anak cucunya banyak.
5. Meninggal jauh dari keluarga dianggap gelandangan padahal banyak juga keluarganya.
6. Meninggal dalam keadaan sakit parah dan tidak di hiraukan suaminya bahkan di ceraikan.
7. Meninggal dalam kesendirian ,ketika sakit istrinya tak menghiraukan bahkan minta cerai.
8. Meninggal ketika melahirkan.
9. Meniggal setelah sakit keras yang sangat luar biasa.
10. Meninggal setelah sakit struk bertahun tahun.
11. Meninggal masih perawan.
12. Meninggal dalam keadaan mabuk dan tabrakan
13. Meninggal masih muda
14. Meninggal dibunuh orang.
15. Meninggal akibat sakit pikiran
16. Meninggal karena sudah tua
17. Meninggal akibat kecelakaan tabrakan
18. Meninggal tertimpa longsor
19. Meninggal karena bunuh diri
20. Meninggal tidak sakit apapun
21. Meninggal masih diperut ibunya
22. Dll.
Masih banyak yang tidak disebutkan di sini.semoga apa yang kita lihat menjadi nasihat ,apa yang kita lakukan menjadi maslahat dan apa yang kita pikirkan menjadi kebenaran.Sebagai orang yang beragama tentunya tujuan kita sama ingin mendapatkan keridoa-Nya.
Mohon maaf rangkayan kata ini bila tidak bermanfaat dari seorang masakin yang penuh maksiat yang mengharap selamat ketika sekarat dan selamat di dunia akhirat .Bila mau memberikan saran ,itu yang diharapkan.Apabila mau memberikan keritikan itu pun sangat diinginkan.
Komentar
Posting Komentar