Langsung ke konten utama

Manfaat Ramuan Kunyit Untuk Penyakit Lambung Kronis


Ahir tahun saya jalan –jalan ke Salabintana ikut dengan kelas tiga MI Cijulang waktu liburan smester satu pada bulan Desmber.Cuaca dingin mulai terasa apalagi musim hujan salabintana suhunya dingin karena dibawah gunung Gede .


Saya mengantar anak –anak untuk berenang ,dasar anak- anak walau cuaca dingin tetep ngotot mau berenang .Kami sampai ke kolam tapi masih dikunci dan harus bayar dulu. Sambil menunggu anak anak saya duduk di bangku yang terbuat dari tembok.


Kebetulan di depan kolam ada yang julan minuman kopi dan susu .Ibu –ibu orang tua murid yang ikut wisata merek pesan kopi.Ibu –ibu itu menawarkan kopi kepada saya .Jawab saya saya sudah lama tidak minum kopi karena saya memiliki penyakit lambung.Salah sautu dari ibu-ibu itu juga menerangkan kepada saya bawa dia juga dulu memiliki penayakit lambung bahkan sudah bengkak tidak bisa minum kopi dan badan jadi kurus,sekarang saya bisa minum kopi dan badan terasa sehat.Dia terus berbicara kepada saya sambil menikmati kopinya .


Saya penasaran dengan ucapannya, seperti sedang mendengarkan seorang selles yang menawarkan barang daganganya.Saya pesan secangkir susu coklat hangat sambil ngobrol denga ibu saya tertarik karena saya memiliki penyakit sama yaitu lambung.Ibu itu melanjutkan pembicaraannya kembali ,dia mengatakan pernah berobat ke mana bahkan ke rumah sakit segala.Semua obat hanya sifatnya sementara mungkin bukan jodohnya kali ya sambil menyuruput kopinya.


Akhirnya dia bertemu dengan seorang yang member tahu bahawa penyakit lambung bisa diobat dengan kunyit dicampur dengan madu diminum duakali pagi sebelum makan apapun dan malam sebelum tidur .




Caranya mudah sekali kunyit diparut atau diblender atau ditumbuk pakai air rebusan atau direbus dengan air dua gelas menjadi segelas lalu dicampur madu minum deh .mudahkan kata dia ,iya Insya Allah saya akan laksanakan semoga saya sembuh dengan wasilah ramuan tradisional itu karena saya cape harus bulak balik dengan doctor melulu.


Sepulang dari salabintana saya katakan kepada ibu saya bahwa saya perlu kunyit dan madu untuk membuat ramuan agar saya tidak memiliki penyakit lambung.Sekarang saya setiap pagi dan malam saya selalu minum ramuan itu dan Alhamdulilah saya agak terasa baiknya tidak seperti dahulu saya suka muntah kalau pagi hari dan badan saya terasa lemah banget .Walau saya belum total sembuh tapi badan terasa enak dan merasa sehat.Nah kalau kawan memiliki penyakit lambung seperti saya yang sudah aku t coba aja ramuan sedrhna itu ..


Selamat mencoba dan semoga sehat.tapi ingat kesembuhan bukan dari ramuan kunyit tapi dari dari Allah ,ramuan hanya wasilah saja.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kejutan Manis di Hari Ulang Tahun: Pengalaman Tak Terlupakan Bersama Murid-Murid Tercinta

Tanggal 17 September selalu menjadi hari yang istimewa bagi saya, karena hari itu adalah hari ulang tahun saya. Namun, tahun ini ada sesuatu yang berbeda, sesuatu yang membuatnya terasa jauh lebih berkesan dan membekas dalam ingatan. Semua itu terjadi berkat kejutan yang luar biasa dari anak-anak didik saya di sekolah, yang dengan penuh cinta dan kreativitas berhasil membuat hari itu menjadi salah satu momen paling indah dalam hidup saya. Seperti biasa, pagi itu saya datang ke sekolah dengan perasaan yang tenang. Tidak ada yang berbeda dari rutinitas sehari-hari. Saya memasuki kelas dengan pikiran bahwa hari ini akan berlangsung seperti biasanya: mengajar, berbagi ilmu, dan mendampingi anak-anak menimba pengetahuan. Namun, ternyata mereka sudah menyiapkan sesuatu di balik diam-diam mereka. Begitu saya membuka pintu kelas, tiba-tiba terdengar bunyi “plop!”—sebuah balon meletus tepat di dekat pintu. Seketika ruangan dipenuhi tawa riang dan sorak-sorai murid-murid saya. Saya terkejut, nam...

Tanjakan Lemah Duhur yang Membahayakan Pengendara

  Pagi itu saya berangkat seperti biasa menuju sekolah untuk mengajar. Saya pergi bersama istri dan kedua anak saya menggunakan sepeda motor. Perjalanan yang awalnya berjalan lancar berubah menjadi pengalaman yang menegangkan ketika kami melewati tanjakan Lemah Duhur. Kondisi jalan di lokasi tersebut memang sudah lama rusak. Aspalnya banyak yang botak, batu split berserakan, dan permukaannya sangat licin, terutama saat pagi hari. Ketika motor mulai menanjak, ban motor saya tiba-tiba tergelincir akibat kerikil lepas di jalan. Saya berusaha mengendalikan motor dengan menarik rem, namun karena posisi motor sudah miring, kami akhirnya tetap terjatuh. Dalam keadaan panik, saya langsung berusaha menyelamatkan anak laki-laki saya yang duduk di depan. Sementara itu, istri saya jatuh sambil menggendong anak perempuan kami yang masih kecil. Syukurlah kami tidak mengalami luka serius, meskipun kejadian tersebut cukup membuat trauma dan khawatir. Setelah kejadian itu, saya mengetahui bahwa ...

Menengok Teman yang Sakit di Kampung Cibubuay

Pada hari Sabtu, tanggal 16 Mei 2026, kami siswa kelas 5 pergi menengok teman kami yang sedang sakit di Kampung Cibubuay. Kami pergi bersama-sama dengan penuh semangat dan rasa peduli kepada teman. Perjalanan menuju rumah Gustandi sangat menyenangkan. Kami melewati gang-gang kecil, jalan setapak, dan pematang sawah yang indah. Di tengah perjalanan, kami juga sempat bertemu ular sawah. Walaupun sedikit takut, kami tetap melanjutkan perjalanan dengan hati-hati. Setelah berjalan cukup jauh, akhirnya kami menemukan rumah Gustandi. Kami bersyukur karena keadaan Gustandi sudah agak sehat walaupun belum pulih seratus persen. Kami pun berbincang-bincang sebentar dan memberi semangat agar ia cepat sembuh. Tidak lama kemudian, langit mulai mendung. Karena khawatir hujan turun, kami memutuskan untuk segera pulang. Benar saja, ketika kami sampai di tengah perjalanan, hujan turun sangat lebat hingga membuat kami basah kuyup. Saat berangkat kami berjalan bersama-sama, tetapi ketika pulang kami b...