Langsung ke konten utama

HATI HATI ANAK ANAK SUKA MENIRU !!!

Cijulang,23-3-2017.Setiap tahun mungkin berubah permainan anak - anak sesuai dengan berubahnya sinetron atau pergantian sinetron .Ketika ramai sintron si Madun anaka-anak ramai ramai meniru atraksi salto dan gerakan gerakan si Madun.

Setelah beres si Madun datang Manusia Harimau . Anak anak membeli gigi palsu dari dari plastic dan bermain dengann teman temanya seperti manusia hariamu sedang bertempur ..uh lucunya mereka .

Manusia harimau sudah agak bosan datang lagi BMX hampir semua anak membawa sepeda ke sekolah yang tidak memiliki speda mereka memaksa orang tuanya untuk membeli speda.Di halaman sekolah sebelum belar dimulai ramai dengan atraksi speda mereka .Ibu bapak guru terus mengingatkan mereka agar hati – hati dalam melakukan atraksinya karena berbahaya.Walaupun dilarang mereka susah tidaka mempan karena asyiknya main speda.

Beres BMX datang si Boy ,anak -anak tidak membawa motor ke sekolah tapi mereka membawa motor di luar jam belajar .Mereka boncengan dengan teman temannya sehabis pulang sekolah .

Saudaraku kalau melihat kenyataan di atas jelas anak –anak kita Mereka Sukanya Meniru apa yang dilakukan oleh orang lain yang dianggpa hebat dan menyenagkan . mereka tidaka tahu bahwa itu sangat berbahaya utuk mereka.

Agak mending yang ditonton adalah sinetron Manusia ,Harimau Bmx Dan Simadun .Kalau yang ditontonnya sintron atau film kekerasan atau film yang tidak bermoral pasti mereka akan meniru juga .Karena budaya meniru mereka sangat tingggi disebabkan rasa ingin mencoba yang tinggi.kalau sebagai orang tua dan guru membiarkan mereka seperiti itu tanpa kontrol dan memberikan penejelasan kepada mereka tentunya akan bersipat patal .Jadi Sebagai orang tua jangan sepenuhnya meyerahkan pendidikan anak anaknya kepada sekolah karena terbatas waktunya hanya berapa jam di sekolah .Sedangkan sisa waktu masih banyak dirumah atau dilingkungan.

Dalam hal ini keluarga berperan penting dalam mengontrol apa yang mereka lakukan atau apa yang mereka kerjakan dengan denga teman temanya.Bukan untuk dikekang tapi harus dikontrol karena kalau sudaha kebablasan akan berbahasya.

Semoga anak - anak kita menjadi anak –anak soleh dan olehah. Kita yang mendidik mereka menjadi amal soleh juga .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kejutan Manis di Hari Ulang Tahun: Pengalaman Tak Terlupakan Bersama Murid-Murid Tercinta

Tanggal 17 September selalu menjadi hari yang istimewa bagi saya, karena hari itu adalah hari ulang tahun saya. Namun, tahun ini ada sesuatu yang berbeda, sesuatu yang membuatnya terasa jauh lebih berkesan dan membekas dalam ingatan. Semua itu terjadi berkat kejutan yang luar biasa dari anak-anak didik saya di sekolah, yang dengan penuh cinta dan kreativitas berhasil membuat hari itu menjadi salah satu momen paling indah dalam hidup saya. Seperti biasa, pagi itu saya datang ke sekolah dengan perasaan yang tenang. Tidak ada yang berbeda dari rutinitas sehari-hari. Saya memasuki kelas dengan pikiran bahwa hari ini akan berlangsung seperti biasanya: mengajar, berbagi ilmu, dan mendampingi anak-anak menimba pengetahuan. Namun, ternyata mereka sudah menyiapkan sesuatu di balik diam-diam mereka. Begitu saya membuka pintu kelas, tiba-tiba terdengar bunyi “plop!”—sebuah balon meletus tepat di dekat pintu. Seketika ruangan dipenuhi tawa riang dan sorak-sorai murid-murid saya. Saya terkejut, nam...

Tanjakan Lemah Duhur yang Membahayakan Pengendara

  Pagi itu saya berangkat seperti biasa menuju sekolah untuk mengajar. Saya pergi bersama istri dan kedua anak saya menggunakan sepeda motor. Perjalanan yang awalnya berjalan lancar berubah menjadi pengalaman yang menegangkan ketika kami melewati tanjakan Lemah Duhur. Kondisi jalan di lokasi tersebut memang sudah lama rusak. Aspalnya banyak yang botak, batu split berserakan, dan permukaannya sangat licin, terutama saat pagi hari. Ketika motor mulai menanjak, ban motor saya tiba-tiba tergelincir akibat kerikil lepas di jalan. Saya berusaha mengendalikan motor dengan menarik rem, namun karena posisi motor sudah miring, kami akhirnya tetap terjatuh. Dalam keadaan panik, saya langsung berusaha menyelamatkan anak laki-laki saya yang duduk di depan. Sementara itu, istri saya jatuh sambil menggendong anak perempuan kami yang masih kecil. Syukurlah kami tidak mengalami luka serius, meskipun kejadian tersebut cukup membuat trauma dan khawatir. Setelah kejadian itu, saya mengetahui bahwa ...

Menengok Teman yang Sakit di Kampung Cibubuay

Pada hari Sabtu, tanggal 16 Mei 2026, kami siswa kelas 5 pergi menengok teman kami yang sedang sakit di Kampung Cibubuay. Kami pergi bersama-sama dengan penuh semangat dan rasa peduli kepada teman. Perjalanan menuju rumah Gustandi sangat menyenangkan. Kami melewati gang-gang kecil, jalan setapak, dan pematang sawah yang indah. Di tengah perjalanan, kami juga sempat bertemu ular sawah. Walaupun sedikit takut, kami tetap melanjutkan perjalanan dengan hati-hati. Setelah berjalan cukup jauh, akhirnya kami menemukan rumah Gustandi. Kami bersyukur karena keadaan Gustandi sudah agak sehat walaupun belum pulih seratus persen. Kami pun berbincang-bincang sebentar dan memberi semangat agar ia cepat sembuh. Tidak lama kemudian, langit mulai mendung. Karena khawatir hujan turun, kami memutuskan untuk segera pulang. Benar saja, ketika kami sampai di tengah perjalanan, hujan turun sangat lebat hingga membuat kami basah kuyup. Saat berangkat kami berjalan bersama-sama, tetapi ketika pulang kami b...