Langsung ke konten utama

Cintailah Orang tua !


Cijulang ,25-3-2017


Pada hari kamis tanggal 22 maret tahun 2017 sebelum pelajaran di mulai saya memberikan Kultum (kuliah tujuh menit) dulu setiap pagi kepada anak-anak.Tema yang saya berikan adalah ahlak kepada orang tua.Dengan tujuan agar mereka tetap menghormati dan mencintai orang tuanya dengan tulus dan ihklas Bagaimanapun keadaan orang tuanya . 

Saya menyampaikan kepada mereka dengan sebuah Peribahasa Bahasa Sunda yang saya terjemahkan ke dalam bahasa indosnesia yaitu Orang Tua Kaya Anak Jadi Raja,Anak Kaya Orang Tua Jadi Pembantu. 

Ketika seorang anak masih kecil mereka manja ,apalagi kalau orang tuanya kaya.Apa yang dimiliki oleh orang tua seperti milik dia sendiri.Petatang peteteng seperti seroang raja padahal yang kaya adalah orang tuanya.Dia hanya memakai ,meminta dan menyuruh kalau ada keinginanya.Tidak sedikit seorang anak kalau keinginan tidak dipenuhi orang tuanya mereka marah dan ngamuk pada orang tuanya.

Saya teruskan lagi kultumnya ketika seorang anak sudah dewasa dan memiliki harta atau sudah kaya ,sedangkan orang tuanya hidup tidak memiliki harta.Orang tuanya hanya bisa melihat kekayaan anaknya tidak sedikit orang tua tidak menikmatinya.Orang tuanya yang sudah tua seperti pembantunya bukan menikmati kekayaan anaknya .Bahkan tidak sedikit juga orang tuanya dijadikan seorang baby sister untuk mengasuh anaknya(cucunya).Dan ada yang paling kejam menurut saya adalah mengantarkan orang tuanya ke Panti Jompo. 

Anak –anakku ! hati- hati kalian jangan sampai lupa daratan tidakmenghormati dan mencintai orang tua kita,kecuali kalau mau azab dari Allah yang maha kuasa.Cintai orang tua kita jangan sampai menyakitinya .jangan sampai orang tua kita menetekan air mata sedih atau sakit hati kepada kita tapi teteskan air mata bahagia dan bangganya kepad kita.dan jangan lupa sehabis sholat kita berdoa untuk kebaikan mereka .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makan Bergizi Gratis Perdana di MI Cijulang

  Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cijulang menyambut dengan penuh suka cita program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang pertama kali dilaksanakan di sekolah. Program ini disambut sangat gembira oleh para siswa, karena selain memberikan pengalaman baru, juga menambah semangat belajar mereka di sekolah. Sejak pagi, wajah anak-anak terlihat ceria menantikan momen istimewa ini. Ketika makanan bergizi dibagikan, mereka tampak begitu antusias dan menikmatinya dengan lahap. Menu yang disajikan pun sehat dan bervariasi, mulai dari nasi, lauk pauk berprotein, sayuran segar, hingga buah-buahan. Hal ini tentu menjadi langkah baik dalam mendukung pertumbuhan fisik maupun kecerdasan anak-anak. Kepala MI Cijulang menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah atas terselenggaranya program MBG ini. Menurut beliau, program ini tidak hanya membantu meningkatkan kesehatan siswa, tetapi juga menjadi motivasi tambahan agar anak-anak lebih rajin belajar. Dengan tubuh yang sehat dan gizi ...

SOAL LATIHAN IPAS KELAS 5 SD/MI

  Belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) adalah cara menyenangkan untuk menambah wawasan. Untuk melatih pemahaman, silakan kerjakan soal-soal IPAS yang tersedia. Kegiatan ini tidak bersifat wajib, sehingga siapa pun bebas memilih untuk berpartisipasi. Soal IPAS diperuntukkan bagi masyarakat umum, tanpa batasan usia maupun latar belakang pendidikan. Menariknya, soal tersebut dapat dikerjakan di mana saja dan kapan saja sesuai kenyamanan masing-masing. Dengan begitu, belajar IPAS menjadi lebih fleksibel sekaligus bermanfaat. Semakin sering berlatih, semakin mudah memahami konsep-konsep penting dalam IPAS yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Unutk mengerjakan soal tersebut silahkan klik  kata yang di cetak  miring         :   Klik di sini soalan IPAS Kelas 5 MI /SD

Kejutan Manis di Hari Ulang Tahun: Pengalaman Tak Terlupakan Bersama Murid-Murid Tercinta

Tanggal 17 September selalu menjadi hari yang istimewa bagi saya, karena hari itu adalah hari ulang tahun saya. Namun, tahun ini ada sesuatu yang berbeda, sesuatu yang membuatnya terasa jauh lebih berkesan dan membekas dalam ingatan. Semua itu terjadi berkat kejutan yang luar biasa dari anak-anak didik saya di sekolah, yang dengan penuh cinta dan kreativitas berhasil membuat hari itu menjadi salah satu momen paling indah dalam hidup saya. Seperti biasa, pagi itu saya datang ke sekolah dengan perasaan yang tenang. Tidak ada yang berbeda dari rutinitas sehari-hari. Saya memasuki kelas dengan pikiran bahwa hari ini akan berlangsung seperti biasanya: mengajar, berbagi ilmu, dan mendampingi anak-anak menimba pengetahuan. Namun, ternyata mereka sudah menyiapkan sesuatu di balik diam-diam mereka. Begitu saya membuka pintu kelas, tiba-tiba terdengar bunyi “plop!”—sebuah balon meletus tepat di dekat pintu. Seketika ruangan dipenuhi tawa riang dan sorak-sorai murid-murid saya. Saya terkejut, nam...