Langsung ke konten utama

BERSYUKUR SUPAYA MAKMUR



Sebagai manusia kita kadang memiliki sebuah prasangka bahwa hidup kita ini lebih buruk dari orang lain.Tetapi setelah kita jalan –jalan dan menemukan banyak orang yang lebih rendah daripada kita, baik dari segi materi maupun keilmuan .Jadi kita yang salah tidak mau mensyukuri apa yang kita miliki atau tuhan berikan .Jangan berhayal mau memiliki sesuatu yang lebih biar orang berdecak kalau tidak mau bersyukur pasti akan merasa segalanya akan kurang.


Pribahasa mengatakan satu ekor burung ditangan lebih baik kita syukuri dari pada dua atau tiga ekor burung di hutan,karena belum pasti kita dapatkan lebih baik kita syukuri yang kita miliki.bukan tidak boleh memiliki mimpi yang tinggi karena itu akan membuat kita termotivasi.tapi jangan sampai kita tidak mau bersyukur dengan apa yang Allah berikan kepada kita.


Bila dalam segi materi kata ulama kita harus lebih banyak melihat kebawah agar banyak bersyukur dengan apa yang kita miliki.Sekali-sekali boleh melihat ke atas agar menjadi motivasi diri untuk mengejar mimpi.


Coba kalau kita tidak menerima apa adanya hidup kita akan dikejar hayalan dan stress yang melada nanti bisa gila Naudubilah.Saya pernah mendengar sebuah ceramah KH Zainudin Mz Almarhum beliau mengatakan dalam ceramahnya.Bagi orang yang memiliki mobil mengatakan Alhamdulilah kita kemana-kemana tidak kehujanan karena punya mobil ,coba tetangga saya Cuma punya motor kemana –mana pasti harus bawa mantel atau kepanasan dan berdebu.Kata yang memiliki motor Alhamdulilah saya punya motor kemana –mana tinggal tarik gas tidak usah menggoes coba tetangga saya hanya punya sepeda kemana –mana menggoes sepeda aja .Kata yang punya sepeda Alhamdulilah saya punya sepeda daripada tetangga saya kemana-kemana jalan kaki ,jadi dia lebih cape daripada saya.Kata yang punya kaki Alhamdulilah saya masih punya kaki masih bisa berjalan dengan sehat coba lihat tetangga saya tidak bisa kemana-mana karena lumpuh.Kata yang lumpuh Alhamdulilah saya masih hidup di beri kehidupan kalau kerja masih bisa dengan tangan coba lihat tetangga saya yang kemarin meninggal dunia.


Orang yang dalam dirinya tidak ada rasa syukur maka akan merasa kekurangan selamanya.Saya juga merasa begitu kalau sudah memiliki satu barang mau barang yang lain terus berkembang ke barang yang lain.Pantas baginda Rasulullah mengatakan kalau ada satu bukit emas untuk manusia maka manusia ingin bukit yang kedua,ketiga dan seterusnya.


Jangan jauh - jauh kita ingin banget punya rumah .Allah kabulkan punya rumah mau isinya ,isinya sudah lengkap mau kendaraan ,kendaraan sudah ada mau ladang ,ladang sudah punya mau peternakan terus itulah keinginan manusia.


Hanya syukur yang akan menenangkan pikiran dan hati kita ,kaata ini mudah diucapkan tapi sulit diamalkan karena pengaruh dari bisikan syetan dan kita terlalu memuja nafsu .Smoga kita menjadi manusia yang selalu bersyukur dengan apa yang Allah berikan kepada kita …






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kejutan Manis di Hari Ulang Tahun: Pengalaman Tak Terlupakan Bersama Murid-Murid Tercinta

Tanggal 17 September selalu menjadi hari yang istimewa bagi saya, karena hari itu adalah hari ulang tahun saya. Namun, tahun ini ada sesuatu yang berbeda, sesuatu yang membuatnya terasa jauh lebih berkesan dan membekas dalam ingatan. Semua itu terjadi berkat kejutan yang luar biasa dari anak-anak didik saya di sekolah, yang dengan penuh cinta dan kreativitas berhasil membuat hari itu menjadi salah satu momen paling indah dalam hidup saya. Seperti biasa, pagi itu saya datang ke sekolah dengan perasaan yang tenang. Tidak ada yang berbeda dari rutinitas sehari-hari. Saya memasuki kelas dengan pikiran bahwa hari ini akan berlangsung seperti biasanya: mengajar, berbagi ilmu, dan mendampingi anak-anak menimba pengetahuan. Namun, ternyata mereka sudah menyiapkan sesuatu di balik diam-diam mereka. Begitu saya membuka pintu kelas, tiba-tiba terdengar bunyi “plop!”—sebuah balon meletus tepat di dekat pintu. Seketika ruangan dipenuhi tawa riang dan sorak-sorai murid-murid saya. Saya terkejut, nam...

Tanjakan Lemah Duhur yang Membahayakan Pengendara

  Pagi itu saya berangkat seperti biasa menuju sekolah untuk mengajar. Saya pergi bersama istri dan kedua anak saya menggunakan sepeda motor. Perjalanan yang awalnya berjalan lancar berubah menjadi pengalaman yang menegangkan ketika kami melewati tanjakan Lemah Duhur. Kondisi jalan di lokasi tersebut memang sudah lama rusak. Aspalnya banyak yang botak, batu split berserakan, dan permukaannya sangat licin, terutama saat pagi hari. Ketika motor mulai menanjak, ban motor saya tiba-tiba tergelincir akibat kerikil lepas di jalan. Saya berusaha mengendalikan motor dengan menarik rem, namun karena posisi motor sudah miring, kami akhirnya tetap terjatuh. Dalam keadaan panik, saya langsung berusaha menyelamatkan anak laki-laki saya yang duduk di depan. Sementara itu, istri saya jatuh sambil menggendong anak perempuan kami yang masih kecil. Syukurlah kami tidak mengalami luka serius, meskipun kejadian tersebut cukup membuat trauma dan khawatir. Setelah kejadian itu, saya mengetahui bahwa ...

Menengok Teman yang Sakit di Kampung Cibubuay

Pada hari Sabtu, tanggal 16 Mei 2026, kami siswa kelas 5 pergi menengok teman kami yang sedang sakit di Kampung Cibubuay. Kami pergi bersama-sama dengan penuh semangat dan rasa peduli kepada teman. Perjalanan menuju rumah Gustandi sangat menyenangkan. Kami melewati gang-gang kecil, jalan setapak, dan pematang sawah yang indah. Di tengah perjalanan, kami juga sempat bertemu ular sawah. Walaupun sedikit takut, kami tetap melanjutkan perjalanan dengan hati-hati. Setelah berjalan cukup jauh, akhirnya kami menemukan rumah Gustandi. Kami bersyukur karena keadaan Gustandi sudah agak sehat walaupun belum pulih seratus persen. Kami pun berbincang-bincang sebentar dan memberi semangat agar ia cepat sembuh. Tidak lama kemudian, langit mulai mendung. Karena khawatir hujan turun, kami memutuskan untuk segera pulang. Benar saja, ketika kami sampai di tengah perjalanan, hujan turun sangat lebat hingga membuat kami basah kuyup. Saat berangkat kami berjalan bersama-sama, tetapi ketika pulang kami b...